Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Pemkab Berau

Wabup Berau Pastikan Kesiapan RPH Gunung Tabur, Perbaikan IPAL dan Penambahan Petugas Jadi Prioritas

ZonaTV
9
×

Wabup Berau Pastikan Kesiapan RPH Gunung Tabur, Perbaikan IPAL dan Penambahan Petugas Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
0fb3b238 1779699833 591ba83028f532a2ce32
foto:Wabup berau melakukan peninjauan (IST)

TANJUNG REDEB — Wakil Bupati Berau, Gamalis, meninjau Rumah Potong Hewan (RPH) di Kecamatan Gunung Tabur, Senin (25/5/2026), guna memastikan kesiapan layanan pemotongan hewan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Dalam kunjungan tersebut, Gamalis menerima laporan terkait jumlah hewan kurban yang terdaftar untuk dipotong di RPH. Hingga saat ini, tercatat sekitar 14 hingga 15 ekor sapi akan dipotong menjelang Iduladha. Jumlah tersebut menurun sekitar 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 28 ekor.

Menurut Gamalis, penurunan jumlah hewan yang dipotong di RPH dipengaruhi meningkatnya jumlah Juru Sembelih Halal (Juleha) yang telah memiliki sertifikasi kompetensi. Kondisi tersebut membuat sebagian proses penyembelihan kini dilakukan langsung di masjid maupun lokasi lain di luar RPH.

Meski demikian, ia menegaskan keberadaan RPH tetap memiliki peran strategis dalam menjamin standar kebersihan, kesehatan, dan keamanan pangan dari hasil pemotongan hewan.

“RPH tetap penting karena seluruh proses pemotongan dilakukan dengan standar yang terkontrol, baik dari sisi sanitasi maupun pengelolaan limbah,” ujarnya.

Dalam peninjauan itu, Gamalis juga menyoroti kondisi sejumlah fasilitas yang memerlukan perhatian, khususnya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Berdasarkan laporan pengelola, beberapa bagian IPAL mengalami kerusakan akibat pipa pecah dan pompa yang tidak lagi berfungsi optimal.

Kerusakan tersebut diduga terjadi karena lintasan sapi berukuran besar dengan bobot lebih dari satu ton yang melintasi area instalasi. Kondisi itu dinilai perlu segera ditangani agar tidak mengganggu operasional maupun kebersihan lingkungan sekitar RPH.

“IPAL ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan pengelolaan limbah. Jika terjadi kerusakan, harus segera diperbaiki agar pelayanan tetap berjalan optimal,” katanya.

Gamalis meminta agar usulan perbaikan fasilitas segera ditindaklanjuti melalui perubahan anggaran. Menurutnya, perbaikan tidak dapat ditunda mengingat aktivitas pemotongan hewan di RPH berlangsung hampir setiap hari.

Berdasarkan data pengelola, hingga Mei 2026 tercatat sebanyak 105 ekor hewan telah dipotong di RPH tersebut. Tingginya aktivitas itu membuat keberadaan sarana pendukung yang memadai menjadi kebutuhan penting untuk menunjang pelayanan.

Selain persoalan infrastruktur, Gamalis turut menyoroti keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di RPH. Jumlah petugas yang tersedia saat ini dinilai belum ideal untuk mendukung seluruh aktivitas operasional.

Pengelola RPH pun mengusulkan penambahan personel, baik tenaga pemotong maupun petugas pendukung lainnya, guna meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mengurangi beban kerja petugas yang ada.

Gamalis menegaskan Pemerintah Kabupaten Berau akan memberikan perhatian terhadap kebutuhan perbaikan fasilitas dan penambahan personel di RPH. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pelayanan pemotongan hewan tetap berjalan optimal, terutama saat kebutuhan masyarakat meningkat menjelang Hari Raya Iduladha.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan