Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Pemkab Berau

Sekda Berau Ajak Warga Ubah Kebiasaan Kelola Sampah, Perkuat Perang Melawan Stunting

ZonaTV
21
×

Sekda Berau Ajak Warga Ubah Kebiasaan Kelola Sampah, Perkuat Perang Melawan Stunting

Sebarkan artikel ini
d169dfb0 1783399269 dd308afc53635b2c71d0 scaled
Foto: Prokopim

TANJUNG REDEB – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Berau tidak hanya difokuskan pada pemenuhan gizi, tetapi juga dimulai dari lingkungan yang bersih dan sehat. Kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dinilai menjadi salah satu kunci penting untuk menciptakan generasi yang lebih sehat.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Orientasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat sebagai Strategi Mendukung Percepatan Penurunan Stunting yang dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, di Grand Ballroom Hotel Mercure Berau, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Berau, Sri Aslinda Gamalis, dan diikuti 60 peserta dari berbagai unsur secara luring maupun daring. Orientasi menghadirkan narasumber Anwar Mallongi, dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makassar, yang membahas keterkaitan pengelolaan sampah dengan upaya menciptakan lingkungan sehat sebagai fondasi pencegahan stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Lamlai Sarie, menjelaskan bahwa stunting bukan semata-mata persoalan kurangnya asupan gizi. Kondisi lingkungan, sanitasi, dan pengelolaan sampah yang buruk juga menjadi faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan anak.

“Pengelolaan sampah dapat dilakukan melalui penerapan sanitasi yang sehat dan pengelolaan sampah yang baik. Lingkungan yang bersih akan mendukung kesehatan masyarakat, terutama bagi ibu dan anak,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Berau Muhammad Said menekankan bahwa perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga harus menjadi gerakan bersama. Menurutnya, edukasi yang berkelanjutan sangat diperlukan agar masyarakat tidak hanya memahami pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Masyarakat sangat perlu diedukasi mengenai pengelolaan sampah, terutama sampah rumah tangga. Edukasi yang berkelanjutan harus terus dilakukan agar masyarakat memiliki kesadaran dan kebiasaan mengelola sampah dengan benar,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengelolaan sampah yang baik akan memberikan dampak luas, mulai dari terciptanya lingkungan yang bersih, berkurangnya risiko penyebaran penyakit, hingga mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Melalui orientasi ini, Pemerintah Kabupaten Berau berharap seluruh peserta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Dengan semakin banyak masyarakat yang menerapkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, upaya menciptakan lingkungan sehat diharapkan semakin kuat dan menjadi salah satu strategi efektif dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Berau.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan