Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Kaltara

Tiga Hari Terendam, Warga Bulungan Khawatir Banjir Kiriman Sungai Kayan Makin Parah

ZonaTV
8
×

Tiga Hari Terendam, Warga Bulungan Khawatir Banjir Kiriman Sungai Kayan Makin Parah

Sebarkan artikel ini
253c9126 3393 4e7c a023 e42b5c9ca6d7

TANJUNG SELOR – Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Bulungan sejak Senin hingga Rabu (20/5). Genangan air terlihat di beberapa titik di Tanjung Selor, ibu kota Provinsi Kalimantan Utara, akibat meluapnya Sungai Kayan yang diduga menerima kiriman air dari wilayah hulu.

Berdasarkan pantauan di lapangan, air menggenangi sejumlah ruas jalan dan permukiman warga. Beberapa kawasan yang terdampak di antaranya Jalan Nangka, Jalan Tendean, Jalan Duku, serta sejumlah daerah langganan banjir lainnya di wilayah dataran rendah.

Tidak hanya di Tanjung Selor, banjir juga merendam sejumlah desa di Kabupaten Bulungan seperti Teras Nawang dan Teras Baru. Dari rekaman video amatir yang beredar warga di wilayah tersebut memperlihatkan kondisi air terus naik dalam beberapa hari terakhir.

Salah seorang pedagang soto di Jalan Tendean, Jamroni, mengatakan banjir mulai terjadi sejak Senin lalu. Ia menyebut air terus meningkat hingga Rabu dan membuat aktivitas warga terganggu.

“Air mulai naik sejak kemarin dan hari ini semakin tinggi. Kemungkinan ini banjir kiriman dari hulu Sungai Kayan,” ujarnya, Rabu (20/5).

Menurut Jamroni, dirinya juga menerima informasi dari warga Long Tungu bahwa ketinggian air sungai di daerah tersebut mencapai sekitar 8 meter. Ia berharap kondisi banjir tidak semakin parah karena dapat berdampak pada mata pencaharian warga, khususnya pedagang kecil yang mengandalkan penghasilan harian.

“Kalau banjir makin besar tentu kami khawatir. Apalagi usaha kecil seperti kami sangat bergantung pada pembeli yang datang setiap hari,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan Roy, warga Teras Baru. Ia mengaku banjir kali ini kembali merendam lingkungan tempat tinggalnya dengan ketinggian hampir mencapai lutut orang dewasa.

“Banjir datang lagi. Di dekat rumah saya airnya lumayan tinggi, hampir sampai lutut orang dewasa,” ungkapnya.

Roy mengatakan banjir sudah mulai terjadi sejak Senin dan hingga Rabu air belum juga surut. Ia berharap kondisi segera membaik agar warga bisa kembali beraktivitas dengan normal.

“Kalau air makin tinggi tentu susah untuk bepergian apalagi kerja. Kami berharap cepat surut soalnya susah kita kerja,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan, Rafidin, membenarkan adanya banjir di sejumlah wilayah akibat kenaikan debit Sungai Kayan. Menurutnya, meluapnya sungai menyebabkan air masuk ke jalan dan permukiman warga di daerah hilir.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan tim di wilayah Long Bia, Kecamatan Peso, pada Selasa malam sekitar pukul 19.24 WITA, tinggi muka air sempat mencapai 6,30 meter. Namun pada Rabu pagi kondisi air mulai mengalami penurunan menjadi sekitar 5 meter lebih.

“Air mulai mengalami penurunan dalam dua hingga tiga hari terakhir. Namun wilayah hilir seperti Tanjung Selor masih menerima kiriman air dari hulu Sungai Kayan,” jelas Rafidin.

Untuk mengantisipasi dampak yang lebih besar, BPBD Bulungan bersama pihak kecamatan di Peso Hilir dan Peso Barat terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan debit air sungai. Selain itu, masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Kayan diminta tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.

BPBD juga mengimbau warga agar menyiapkan lokasi penampungan sementara dan melakukan evakuasi lebih awal apabila permukaan air kembali meningkat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap siaga dan segera mencari tempat aman jika kondisi air terus naik,” katanya.

Rafidin menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat di wilayah hulu untuk memantau perkembangan kondisi sungai.

“Ya berdasarkan informasi yang kami terima dari wilayah Pujungan, Kabupaten Malinau, kondisi Sungai Bahau masih normal sehingga luapan air diperkirakan berasal dari Sungai Kayan,” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan