Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Kaltim

Cerita Gaji Rp160 Ribu hingga Nasi Bulgur, Bupati Kutim Motivasi Ratusan CPNS Baru Pelatihan Dasar

ZonaTV
21
×

Cerita Gaji Rp160 Ribu hingga Nasi Bulgur, Bupati Kutim Motivasi Ratusan CPNS Baru Pelatihan Dasar

Sebarkan artikel ini
a318908d e880 4fb2 9d38 b51929416d1f

SANGATTA – Sebanyak 128 peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Angkatan 116, 117, dan 118 resmi menuntaskan pendidikan dan pelatihan dasar yang digelar Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Penutupan kegiatan berlangsung di Aula Meranti Kantor Bupati Kutai Timur, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Kamis (13/5/2026).

Latsar tersebut berlangsung selama tiga bulan tiga hari, mulai 9 Februari hingga 13 Mei 2026. Selama 93 hari, para peserta menjalani pelatihan intensif setara 673 jam pelajaran (JP). Mereka berasal dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), termasuk kecamatan hingga rumah sakit tingkat kecamatan di lingkungan Pemkab Kutim.

Dalam sambutannya, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, membagikan kisah perjuangannya saat pertama kali menjadi PNS sebagai guru di Kecamatan Muara Ancalong dengan golongan III/a. Ia mengenang gaji pertamanya yang hanya sebesar Rp160 ribu per bulan, serta masa kecil yang penuh keterbatasan.

Ia bahkan bercerita pernah mengalami masa sulit pangan hingga harus mengonsumsi nasi bulgur yang berbau menyengat demi bertahan hidup.

“Direndam cukup lama pun tetap bau. Terpaksa harus dimakan, sebab kalau tidak dimakan ya kelaparan,” ungkapnya di lansir dari Portal Kaltim.

Cerita tersebut menjadi pengingat bagi para CPNS agar tidak melupakan perjuangan dan tetap bersyukur atas kesempatan menjadi aparatur sipil negara.

Sementara itu, Kepala BPSDM Kalimantan Timur, Nina Dewi, mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan BKPSDM Kutim dalam pengembangan kompetensi ASN melalui program Latsar CPNS.

“Alhamdulillah akhirnya semuanya bisa lulus 100 persen, meski di belakang layar perjuangannya berdarah-darah,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh peserta telah dibekali nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pondasi utama dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Menurutnya, ASN tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga integritas, mental melayani, serta jiwa nasionalisme yang kuat.

Di sisi lain, Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Kaltim, Jauhar Efendi, menilai pesan Bupati Kutim menjadi pengingat penting bagi CPNS untuk terus bersyukur, termasuk menyikapi penyesuaian tunjangan peningkatan penghasilan (TPP) akibat kondisi keuangan negara dan daerah.

Pada kesempatan tersebut, panitia juga mengumumkan peserta terbaik dari masing-masing angkatan. Untuk Angkatan 116, peringkat pertama diraih ST. Rahmawati dari Inspektorat Daerah. Angkatan 117 diraih Fadhilla Puji Cahyani dari Dinas Permukiman, sedangkan Angkatan 118 diraih Hardiansyah dari Kantor Camat Bengalon.

Fadhilla Puji Cahyani bahkan mendapat penilaian khusus dari penguji Latsar karena dinilai konsisten dan menunjukkan kesungguhan sejak Seminar Rancangan hingga Seminar Laporan Aktualisasi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan