Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
BerauKaltim

Berau Tuai Hasil Program Cetak Sawah Rakyat, Panen Perdana Digelar di Buyung-buyung

ZonaTV
4
×

Berau Tuai Hasil Program Cetak Sawah Rakyat, Panen Perdana Digelar di Buyung-buyung

Sebarkan artikel ini
747c8410 fb img 1785418550441
Foto: Illustrasi sawah berau (Ist)

BERAU – Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kabupaten Berau mulai membuahkan hasil. Panen perdana padi digelar di Kampung Buyung-buyung, Kecamatan Tabalar, Kamis (30/7/2026), menandai keberhasilan lahan sawah baru yang dibuka melalui program Kementerian Pertanian pada 2025 memasuki masa produksi.

 

Kegiatan panen dihadiri Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian, M. Amin, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Berau, Lita Handini, jajaran penyuluh pertanian, serta kelompok tani setempat.

 

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian, M. Amin, mengatakan panen perdana tersebut menjadi indikator bahwa pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat di Berau berjalan sesuai target. Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan para petani.

 

“Alhamdulillah, lahan cetak sawah tahun 2025 sudah diolah, ditanam, bahkan hari ini dipanen. Ini membuktikan program pemerintah melalui Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian, dan kelompok tani dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

 

Ia menyebut Kabupaten Berau menjadi salah satu daerah dengan pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat terbaik di Kalimantan Timur. Meski produktivitas awal lahan baru diperkirakan masih berada pada kisaran 4 hingga 5 ton gabah per hektare, pemerintah optimistis hasil panen akan terus meningkat seiring perbaikan kondisi lahan, pendampingan budidaya, serta penguatan sarana dan prasarana pertanian.

 

“Musim tanam pertama memang menjadi tahap adaptasi bagi lahan baru. Namun kami optimistis produktivitasnya akan meningkat pada musim tanam berikutnya,” katanya.

 

Sementara itu, Kepala DTPHP Berau, Lita Handini, menjelaskan Kabupaten Berau memperoleh alokasi Program Cetak Sawah Rakyat seluas 425 hektare pada 2025. Dari jumlah tersebut, 209 hektare berada di Kampung Buyung-buyung.

 

Menurut Lita, hingga akhir Juli 2026 sekitar 50 hektare lahan telah ditanami padi, sementara panen perdana secara simbolis dilaksanakan di lahan seluas lima hektare.

 

“Kami berharap panen perdana ini menjadi motivasi bagi kelompok tani di kampung-kampung lain agar segera mengoptimalkan lahan cetak sawah yang telah tersedia,” ujarnya.

 

Ia mengakui hasil panen pada musim tanam pertama belum mencapai potensi maksimal karena karakteristik lahan yang masih dalam tahap penyesuaian. Meski demikian, pemerintah daerah optimistis peningkatan produktivitas akan terjadi pada musim tanam berikutnya sehingga mampu menambah luas baku sawah, meningkatkan produksi beras daerah, serta memperkuat kontribusi Berau dalam mendukung target swasembada pangan nasional.

 

Program Cetak Sawah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperluas areal tanam sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Keberhasilan panen perdana di Kampung Buyung-buyung diharapkan menjadi momentum percepatan pengembangan lahan pertanian produktif di Kabupaten Berau.

 

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan