BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti meningkatnya kasus penipuan digital yang kini kian canggih dan meresahkan masyarakat. Modus yang digunakan pun semakin beragam, mulai dari mencatut identitas tokoh publik hingga menyamar sebagai orang terdekat korban.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap pesan mencurigakan yang masuk melalui berbagai platform digital.
Menurutnya, pelaku penipuan saat ini semakin lihai dalam membangun kepercayaan. Mereka menggunakan foto profil, nama, bahkan gaya komunikasi yang tampak meyakinkan, seolah-olah berasal dari rekan kerja, pejabat, atau anggota keluarga.
“Penipu bisa menyamar sebagai siapa saja. Karena itu, masyarakat harus lebih waspada dan tidak langsung percaya hanya karena identitas digital terlihat meyakinkan,” tegasnya, Jumat (24/4/2026).

Untuk menghindari jebakan tersebut, Didi membagikan sejumlah langkah sederhana namun penting. Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang saat menerima pesan atau panggilan mencurigakan, sehingga dapat berpikir jernih sebelum mengambil keputusan.
Langkah berikutnya adalah melakukan verifikasi. Warga diminta segera mengonfirmasi informasi kepada pihak terkait melalui jalur komunikasi lain yang sudah dipastikan keasliannya. Selain itu, penting juga untuk bertanya kepada lingkungan sekitar guna memastikan kebenaran informasi yang diterima.
“Jangan terburu-buru mengambil keputusan. Pastikan semua informasi sudah terverifikasi dengan jelas,” tambahnya.
Didi juga menekankan beberapa hal krusial yang harus selalu diingat masyarakat. Di antaranya, tidak pernah mengirim uang sebelum identitas pengirim benar-benar dipastikan, serta tidak membagikan data pribadi seperti kode OTP, kata sandi, atau informasi sensitif lainnya kepada siapa pun.
Ia juga mendorong masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi penipuan agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
Melalui upaya edukasi yang terus dilakukan, Diskominfo Berau berharap masyarakat semakin cerdas dalam bermedia digital dan mampu melindungi diri dari berbagai modus kejahatan siber yang terus berkembang.












