Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
BerauKaltim

Jadi Tuan Rumah Harganas Kaltim, DPPKBP3A Berau Ungkap Tak Terima Dana Provinsi

ZonaTV
16
×

Jadi Tuan Rumah Harganas Kaltim, DPPKBP3A Berau Ungkap Tak Terima Dana Provinsi

Sebarkan artikel ini
bccf2515 img 20260626 wa0006
Foto : Kantor Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Berau (DPPKBP3A) ( Dok ZONA )

BERAU, Zona.My.Id – Pelaksanaan puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang rencananya digelar di Kabupaten Berau tahun ini menghadapi tantangan keterbatasan anggaran. Bahkan, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Berau (DPPKBP3A) mengatakan belum menerima dukungan pendanaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk DPPKBP3A Berau, Sri Haryani, mengatakan anggaran yang tersedia saat ini hanya mencakup kebutuhan dasar seperti konsumsi dan spanduk kegiatan. Kondisi tersebut memaksa pemerintah daerah mencari solusi dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk berbagi peran dan sumber daya.

“Yang tersedia hanya konsumsi dan spanduk. Karena ada keterbatasan anggaran, kami harus melibatkan lintas sektor agar kegiatan tetap bisa terlaksana,” ujarnya, Kamis (25/06/2026).

Menurut Yani, Harganas akan digelar secara sederhana. Sejumlah OPD seperti Dinas Perikanan, Dinas Pangan, Diskoperindag, Satpol PP, Dinas Perhubungan hingga unsur Sekretariat Daerah diminta berkolaborasi menyukseskan agenda provinsi tersebut.

Keterbatasan anggaran juga berdampak pada konsep acara. Berau yang ditunjuk sebagai tuan rumah hanya berperan menyediakan tempat dan memfasilitasi rangkaian kegiatan, sementara konsep teknis acara masih menunggu arahan dari BKKBN Provinsi Kalimantan Timur.

“Berau hanya memfasilitasi tempat dan rangkaian kegiatan pendukung. Untuk acara teknis dan pelaksanaannya kami masih menunggu informasi resmi dari BKKBN Provinsi,” katanya.

Meski demikian, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung seperti pasar ikan murah, pasar sembako murah, pelayanan kesehatan, promosi produk UMKM, hingga edukasi pencegahan stunting. Program-program tersebut sebagian besar memanfaatkan kegiatan rutin OPD terkait sehingga tidak memerlukan anggaran baru yang besar.

Di tengah statusnya sebagai kegiatan tingkat provinsi, hingga kini Pemkab Berau juga belum menerima dukungan pendanaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Dari provinsi saat ini tidak ada pendanaan sama sekali. Jadi murni bagaimana Kabupaten Berau melaksanakan kegiatan dengan kemampuan anggaran yang ada,” ungkap Yani.

Kondisi itu diperkirakan turut memengaruhi jumlah peserta yang hadir. Jika pada tahun-tahun sebelumnya setiap kabupaten dan kota dapat mengirim banyak delegasi, tahun ini jumlah peserta diprediksi jauh lebih sedikit akibat kebijakan efisiensi yang juga berlaku di daerah lain.

Sementara itu, tema utama Harganas ke-33 tahun ini mengusung kampanye “Gerakan Ayah Hadir” dan “Satu Jam Tanpa Gadget”. Selain itu, pemerintah pusat juga mendorong gerakan ayah mengambil rapor anak serta mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah sebagai bagian dari penguatan peran keluarga.

Namun hingga menjelang pelaksanaan, sejumlah detail kegiatan tingkat provinsi masih belum dipastikan, termasuk jadwal resmi acara yang akan dihadiri perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.

Adapun rangkaian yang sudah dipastikan adalah apel peringatan Harganas secara serentak pada 29 Juni. Sedangkan acara utama tingkat provinsi masih menunggu keputusan dan surat resmi dari BKKBN Provinsi Kalimantan Timur.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan