Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
TrendingBerau

Kelola Anggaran Rp51,5 Miliar, Dishub Berau Akui Sejumlah Proyek Dermaga Kekurangan Dana, Terancam Mangkrak

ZonaTV
18
×

Kelola Anggaran Rp51,5 Miliar, Dishub Berau Akui Sejumlah Proyek Dermaga Kekurangan Dana, Terancam Mangkrak

Sebarkan artikel ini
0fce19d8 936b 45e2 a367 39e783d0ee4b
FOTO: Dermaga Tanjung Batu Sidayang (ist)

BERAU – Dinas Perhubungan (Dishub) Berau mengelola anggaran lebih dari Rp51,5 miliar pada 2026 untuk berbagai program peningkatan sarana dan prasarana transportasi. Namun, di balik besarnya anggaran tersebut, sejumlah proyek pembangunan dan rehabilitasi dermaga masih menghadapi keterbatasan pendanaan yang berpotensi menghambat penyelesaiannya.

Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Berau, Selasa (23/6/2026). Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni, menyebut sebagian besar kegiatan tahun ini difokuskan pada sektor lalu lintas jalan dan pelayaran.

“Yang banyak kegiatan 2026 ada di lalu lintas dan pelayaran,” ujarnya.

Dari total anggaran yang dikelola, sekitar Rp16 miliar dialokasikan untuk penyediaan perlengkapan jalan, sementara Rp12,7 miliar digunakan untuk pembangunan pelabuhan penumpang lokal. Anggaran tersebut juga mencakup program pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah kawasan perkotaan hingga kampung-kampung.

Meski demikian, kebutuhan pembangunan infrastruktur transportasi, khususnya di sektor pelayaran, dinilai masih jauh lebih besar dibandingkan kemampuan anggaran yang tersedia saat ini.

Beberapa proyek yang menjadi prioritas antara lain pembangunan kembali Dermaga Sidayang di Kampung Tanjung Batu yang mencakup kantor dan ruang tunggu penumpang. Selain itu, fasilitas ruang tunggu di Dermaga Pulau Derawan juga direncanakan untuk dibangun ulang guna meningkatkan kenyamanan masyarakat dan wisatawan.

Tak hanya itu, Dishub juga menargetkan pekerjaan pada Dermaga Buyung-Buyung dan Semurut di Kecamatan Tabalar serta Dermaga Batu-Batu di Kecamatan Gunung Tabur. Namun proyek-proyek tersebut masih terkendala keterbatasan dana konstruksi.

“Bidang pelayaran Tanjung Batu Sidayang bangunan kantor dan ruang tunggu. Habis direhabilitasi dibangun kembali dan yang di Derawan dermaga ruang tunggu,” kata Rusnan.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur dermaga membutuhkan biaya yang besar, sementara alokasi anggaran yang turun saat ini masih jauh dari kebutuhan yang telah dihitung dalam perencanaan.

“Kegiatan dermaga butuh dana yang besar. Yang sekarang masih minim secara konstruksi. Kurang layak kalau dari segi angka, di perencanaan 10 tapi yang turun 2,” ungkapnya.

Kondisi tersebut membuat Dishub berharap adanya dukungan tambahan anggaran melalui APBD Perubahan 2026. Dukungan tersebut dinilai penting agar proyek-proyek strategis yang telah direncanakan tidak terhenti dan berakhir mangkrak.

“Harapan kami ke depannya bisa dibantu DPRD untuk dilanjutkan, setidaknya jangan sampai mangkrak. Kita ingin tahun ini bisa dilanjutkan melalui anggaran perubahan,” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan