Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Pemkab Berau

Serentak se-Berau, Vitamin A dan Obat Cacing Jadi Langkah Perkuat Kesehatan Balita

ZonaTV
2
×

Serentak se-Berau, Vitamin A dan Obat Cacing Jadi Langkah Perkuat Kesehatan Balita

Sebarkan artikel ini
f47ca2d2 1786347385 95c0f103ca2ea1b74f42 scaled
Foto: Prokopim

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat upaya pemenuhan gizi dan peningkatan derajat kesehatan anak melalui pemberian Vitamin A terintegrasi dengan obat cacing. Program tersebut secara simbolis dicanangkan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di Posyandu Melati, Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Senin (10/8/2026).

 

Kegiatan yang digelar dalam rangka Bulan Vitamin A Agustus 2026 tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Berau. Pelaksanaannya juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting oleh masing-masing kampung dan kecamatan.

 

Program ini menjadi bagian dari langkah Dinas Kesehatan Kabupaten Berau dalam meningkatkan cakupan pemberian Vitamin A kepada balita sekaligus mengintegrasikannya dengan pemberian obat cacing guna mendukung peningkatan status gizi dan pencegahan stunting.

 

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan, pemenuhan kebutuhan gizi dan pelayanan kesehatan bagi anak usia balita merupakan salah satu perhatian penting pemerintah daerah. Menurutnya, masa balita merupakan periode emas yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

 

“Pemerintah daerah memiliki komitmen yang kuat dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas serta terjangkau. Masa balita adalah masa emas yang tidak akan terulang kembali, sehingga harus kita perhatikan bersama,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, Vitamin A tidak hanya berperan dalam menjaga kesehatan mata, tetapi juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mendukung proses pertumbuhan anak.

 

“Di balik kapsul Vitamin A itu merupakan ikhtiar kita dalam menjaga kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh anak, serta melindungi generasi penerus kita dari berbagai penyakit,” jelasnya.

 

Sri Juniarsih juga memastikan setiap anak memperoleh Vitamin A sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pemberian Vitamin A kali ini turut dirangkaikan dengan pemberian obat cacing sebagai bagian dari upaya memperbaiki status gizi anak sekaligus mendukung pencegahan stunting.

 

“Hari ini sekaligus dilakukan pemberian obat cacing yang merupakan bagian dari upaya memperbaiki gizi anak serta pencegahan stunting,” tambahnya.

 

Perkuat Peran Posyandu

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya penguatan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, terutama bagi ibu dan anak.

 

Ia memberikan apresiasi kepada para kader Posyandu dan tenaga kesehatan yang selama ini konsisten memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, upaya tersebut perlu terus diperluas, termasuk melalui pelayanan jemput bola bagi masyarakat yang belum sempat datang ke Posyandu.

 

“Saya menyampaikan terima kasih kepada para kader Posyandu dan seluruh rekan-rekan di bidang kesehatan yang telah memberikan pelayanan terbaik. Jika ada masyarakat atau anak yang belum hadir, saya berharap pelayanan jemput bola terus dilakukan agar pelayanan kesehatan dapat diberikan secara maksimal,” ucapnya.

 

Sri Juniarsih juga mengingatkan para orang tua agar memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak. Pemenuhan kebutuhan gizi, kata dia, harus menjadi perhatian bersama, termasuk dalam penyediaan makanan bergizi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kesukaan anak.

 

“Sebagai orang tua, kita harus menyamakan persepsi dalam menjaga keluarga dan anak-anak kita. Jangan memaksakan selera orang tua kepada anak. Persiapkan makanan yang bergizi di rumah dan tentu disesuaikan dengan makanan yang disukai anak,” pesannya.

 

Tak hanya ibu, Bupati juga mendorong para ayah untuk lebih aktif terlibat dalam pengasuhan serta pemenuhan kebutuhan anak. Ia menegaskan, tumbuh kembang anak merupakan tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu.

 

Investasi Masa Depan

 

Lebih lanjut, Sri Juniarsih menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan cerdas harus dimulai sejak masa emas anak, khususnya pada usia 0–6 tahun.

 

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam memastikan kebutuhan kesehatan, gizi, dan tumbuh kembang anak terpenuhi secara optimal.

 

“Mari kita bersinergi mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas untuk menjadi pemimpin di masa depan. Sumber daya manusia yang cerdas dimulai dari masa emas usia 0–6 tahun. Ini merupakan investasi kita untuk masa depan, sehingga jangan sampai masa keemasan ini kita lewatkan,” tegasnya.

 

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh kader Posyandu yang dinilainya telah menjalankan tugas dengan penuh ketulusan dan pengabdian.

 

“Saya menyampaikan salam hormat yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader Posyandu. Mari kita terus perkuat Posyandu untuk menjadi garda terdepan dalam mewujudkan anak-anak kita yang sehat, cerdas dan membanggakan,” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan