Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Pemkab Berau

Dapat Dukungan Kementan, Berau Siapkan 200 Hektare Lahan Baru untuk Pengembangan Kakao Unggulan

ZonaTV
8
×

Dapat Dukungan Kementan, Berau Siapkan 200 Hektare Lahan Baru untuk Pengembangan Kakao Unggulan

Sebarkan artikel ini
224fe59a 1791010023 db6c2b453ff45e8f640b

BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau mulai memperkuat langkah pengembangan kakao sebagai komoditas unggulan daerah. Sebanyak 200 ribu bibit kakao disiapkan untuk memperluas areal budidaya hingga 200 hektare, yang akan disalurkan kepada delapan kelompok tani di enam kampung sentra kakao.

Kesiapan program tersebut dipastikan langsung oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat meninjau lokasi persemaian bibit kakao di UPT Pertanian Kecamatan Sambaliung, Sabtu (3/10/2026).

Dalam kunjungan itu, bupati mengecek kondisi bibit, kualitas tanaman, hingga kesiapan distribusi sebelum nantinya ditanam oleh para petani. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor perkebunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui komoditas bernilai ekonomi tinggi.

Bantuan bibit kakao tersebut merupakan dukungan dari Kementerian Pertanian RI, setelah sebelumnya Pemkab Berau mengusulkan pengembangan kakao kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam forum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).

“Kakao menjadi salah satu komoditas perkebunan unggulan yang terus kita dorong. Alhamdulillah, usulan bantuan untuk pengembangan 200 hektare ini telah terealisasi dan siap disalurkan kepada kelompok tani,” ujar Sri Juniarsih Mas.

Ia menilai, potensi kakao Berau memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan. Selain didukung kondisi lahan yang dinilai cocok untuk budidaya, biji kakao asal Bumi Batiwakkal juga telah dikenal memiliki kualitas baik hingga mampu menembus pasar internasional.

“Berau memiliki kultur tanah yang sangat mendukung untuk pengembangan kakao. Kita ingin produksi kakao dari Berau semakin meningkat, tidak hanya memenuhi kebutuhan nasional tetapi juga mampu bersaing di pasar internasional,” katanya.

Bupati berharap bantuan tersebut tidak hanya menjadi program penyaluran bibit, tetapi mampu menjadi penggerak ekonomi baru bagi petani. Ia meminta kelompok tani penerima bantuan menjaga kualitas budidaya agar menghasilkan produksi kakao yang optimal.

Pemkab Berau, lanjutnya, akan terus melakukan pendampingan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta tenaga penyuluh pertanian. Pemerintah daerah juga akan mengupayakan dukungan lanjutan berupa bantuan pupuk dan tambahan bibit untuk memperluas kawasan tanam.

“Kita akan terus mendampingi para petani, termasuk mengusulkan dukungan tambahan agar pengembangan kakao ini bisa semakin luas,” tegasnya.

Selain meninjau persemaian bibit di Sambaliung, Bupati Sri Juniarsih juga melihat langsung perkebunan kakao di Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur. Kawasan tersebut menjadi salah satu contoh pengembangan kakao Berau, di mana hasil fermentasi biji kakao telah berhasil dipasarkan hingga ke sejumlah negara.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan