BERAU – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Berau memastikan program beasiswa untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) tetap berjalan pada tahun 2026 tanpa pengurangan kuota, meskipun pemerintah daerah tengah menerapkan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kendati demikian, Disdik menegaskan bahwa proses seleksi penerima beasiswa akan dilakukan secara lebih ketat guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.
Kepala Bidang terkait di Disdik Berau, Sumiaty, menyampaikan bahwa seluruh tahapan penyaluran beasiswa wajib mengacu pada Petunjuk Teknis (Juknis) yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk menjamin akuntabilitas serta efektivitas penggunaan anggaran.
“Penyaluran beasiswa tahun ini harus sepenuhnya mengikuti Juknis. Kami memastikan setiap anggaran yang dialokasikan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal,” ujar Sumiaty, Beberapa waktu lalu saat di temui.
Dalam mekanisme seleksi, Disdik mewajibkan setiap sekolah untuk menyampaikan data terkini terkait kondisi siswa, baik dari aspek ekonomi keluarga maupun capaian prestasi akademik dan non-akademik. Data tersebut menjadi dasar utama dalam proses verifikasi dan penetapan penerima.
Menurut Sumiaty, pihak sekolah memiliki peran strategis sebagai verifikator awal karena dinilai paling memahami kondisi riil siswa di lapangan.
“Sekolah merupakan pihak yang paling mengetahui latar belakang siswa, baik dari sisi ekonomi maupun prestasi. Validasi dari sekolah menjadi acuan utama dalam menentukan penerima beasiswa,” jelasnya.
Disdik juga menerapkan sistem kategorisasi penerima beasiswa. Siswa dari keluarga mampu hanya dapat mengakses beasiswa melalui jalur prestasi, sementara jalur bantuan pendidikan diperuntukkan khusus bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga prinsip keadilan dan mencegah terjadinya kesalahan sasaran dalam penyaluran bantuan, termasuk potensi manipulasi data ekonomi.
“Kami memastikan seluruh penyaluran telah sesuai dengan kategori yang diatur dalam Juknis, sehingga tidak terjadi tumpang tindih penerima,” tambahnya.
Di tengah keterbatasan anggaran, Disdik Berau tetap berkomitmen menjaga keberlangsungan akses pendidikan bagi seluruh siswa. Pengawasan terhadap proses penyaluran beasiswa juga terus diperkuat guna meminimalkan kendala teknis maupun potensi penyimpangan di lapangan.
Disdik turut mengimbau kepada pihak sekolah dan orang tua untuk memahami kondisi kebijakan saat ini, serta berperan aktif dalam memastikan akurasi data yang disampaikan demi kelancaran program beasiswa.












