BERAU, Zona.my.id – Kondisi SD Filial 001 Birang di Kilometer 42, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, menjadi sorotan akibat keterbatasan sarana dan prasarana yang dinilai sudah tidak layak untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Puluhan siswa hingga kini masih menempuh pendidikan di ruang kelas darurat dengan fasilitas yang sangat terbatas.
Ketua RT 17 Gunung Tabur, Fadly, mengungkapkan bahwa sekolah tersebut masih memiliki meja belajar dan papan tulis. Namun, kondisi ruang kelas yang tersedia tidak lagi memadai. Satu ruangan terpaksa dibagi menjadi dua kelas dengan sekat sederhana sehingga proses pembelajaran berlangsung dalam kondisi yang kurang kondusif.
“Meja belajar masih ada, tetapi satu ruangan dipakai untuk dua kelas. Papan tulis juga seadanya. Artinya, kondisinya sudah tidak layak lagi,” ujar Fadly, Jumat (24/7/2026).
Selain keterbatasan ruang belajar, fasilitas pendukung di sekolah tersebut juga nyaris tidak tersedia. SD Filial 001 Birang belum memiliki kantin, sementara kebutuhan air bersih masih mengandalkan air hujan. Berbagai perlengkapan belajar, seperti meja, papan tulis, hingga buku pelajaran, merupakan bantuan dari sekolah induk di Birang.
Kondisi semakin memprihatinkan setelah bangunan yang sebelumnya digunakan sebagai ruang belajar tidak lagi dapat ditempati karena merupakan rumah milik warga. Demi memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan, masyarakat setempat bergotong royong membangun ruang kelas darurat menggunakan rangka kayu yang ditutup terpal.
Bangunan sementara itu direncanakan dibagi menjadi beberapa ruang agar dapat menampung siswa kelas 1 hingga kelas 6. Namun, keberadaan ruang darurat tersebut dinilai belum mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para siswa.
“Kalau hujan pasti basah. Atapnya hanya menggunakan terpal, sehingga sangat tidak memungkinkan dipakai sebagai ruang belajar anak-anak,” kata Fadly.
Saat ini, sekitar 50 siswa masih mengikuti kegiatan belajar mengajar di SD Filial 001 Birang dengan didampingi tiga orang guru. Sementara itu, kepala sekolah tetap berkantor di sekolah induk karena status SD Filial 001 Birang masih berada di bawah naungan sekolah induk.
Fadly berharap kondisi tersebut segera mendapat perhatian serius dari pemerintah agar anak-anak dapat belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan layak. Menurutnya, kebutuhan mendesak bukan hanya pembangunan ruang kelas permanen, tetapi juga penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai untuk menunjang kualitas pembelajaran.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Berau dikabarkan tengah menyiapkan solusi sementara dengan mengalihkan kegiatan belajar mengajar ke sekolah induk di Birang. Berdasarkan informasi yang diterima Fadly, pemerintah juga akan menyediakan transportasi bagi para siswa selama proses relokasi berlangsung.
Meski menyambut baik langkah tersebut sebagai solusi jangka pendek, Fadly berharap pemerintah turut mempertimbangkan jarak tempuh serta kesiapan para siswa, khususnya anak-anak kelas rendah yang harus menempuh perjalanan lebih jauh setiap hari.
Rencana relokasi ini diharapkan dapat menjaga keberlangsungan proses pendidikan sambil menunggu penanganan permanen terhadap bangunan sekolah. Kondisi SD Filial 001 Birang sekaligus menjadi pengingat bahwa masih terdapat fasilitas pendidikan dasar di Kabupaten Berau yang membutuhkan perhatian dan percepatan pembangunan agar seluruh anak memperoleh hak belajar yang layak.(Zenn)












