Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
DISKOMINFO BERAU

Pelayanan Wisata Berau Diperkuat, Petugas Dermaga Sanggam Dibekali Bahasa Inggris

ZonaTV
24
×

Pelayanan Wisata Berau Diperkuat, Petugas Dermaga Sanggam Dibekali Bahasa Inggris

Sebarkan artikel ini
6b85d6a1 1c5e 4d63 baf9 78691101289d

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pariwisata. Salah satu langkah terbarunya adalah pembekalan kemampuan bahasa Inggris bagi seluruh petugas yang bertugas di kawasan Dermaga Wisata Sanggam, pintu utama pelayanan wisatawan menuju destinasi unggulan Berau.

Program peningkatan kapasitas ini merupakan bentuk kolaborasi antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), English Learning Community (ELC), serta Dinas Perhubungan Berau. Melalui sinergi tersebut, pemerintah memastikan bahwa petugas di lapangan memiliki kompetensi komunikasi yang memadai untuk melayani wisatawan mancanegara.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Disbudpar Berau, Asri, menuturkan bahwa program ini menyasar berbagai unsur pelaku wisata, mulai dari petugas loket, motoris kapal, Anak Buah Kapal (ABK), hingga pemandu wisata. Seluruhnya merupakan garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan pengunjung.

“Kemampuan berbahasa Inggris sangat penting dalam pelayanan wisata. Kita ingin semua petugas di kawasan Dermaga Sanggam mampu menyambut wisatawan asing dengan baik, ramah, dan profesional,” jelasnya.

Materi yang diberikan berfokus pada percakapan praktis seputar layanan pariwisata, seperti memberikan informasi rute wisata, keamanan penyeberangan, hingga pelayanan tiket dan sapaan dasar.

Asri menegaskan bahwa peningkatan kompetensi SDM merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat identitas Berau sebagai daerah wisata yang siap bersaing.

“Ini bukan hanya soal belajar bahasa, tetapi membangun rasa percaya diri para pelaku wisata kita. Ketika mereka mampu berkomunikasi dengan baik, pelayanan akan meningkat dan citra pariwisata kita juga ikut terangkat,” ujarnya.

Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan dengan intensitas dua kali pertemuan dalam seminggu. Metode ini dipilih agar pembelajaran lebih efektif dan latihan komunikasi dapat dilakukan secara bertahap.

Di era globalisasi, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu syarat penting dalam membangun pariwisata yang inklusif dan berdaya saing. Selain sebagai alat komunikasi, bahasa internasional ini juga berfungsi memperluas jaringan, memperkenalkan destinasi, dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Berau berharap pelayanan di kawasan wisata semakin berkualitas dan memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan yang datang. (adv)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan