Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

Tim Gabungan Temukan Kecurangan Pengisian Solar Subsidi di Berau, Konsumen Gunakan Banyak Barcode Sekaligus

ZonaTV
8
×

Tim Gabungan Temukan Kecurangan Pengisian Solar Subsidi di Berau, Konsumen Gunakan Banyak Barcode Sekaligus

Sebarkan artikel ini
59ead37d 5c57 440e a1c2 0621e2efb338
FOTO: tim gabungan lintas instansi bergerak cepat dalam mengawasi dan menindak segala bentuk penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. (IST)

Berau – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Berau bersama tim gabungan lintas instansi bergerak cepat dalam mengawasi dan menindak segala bentuk penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Langkah tegas ini diambil demi menjamin hak masyarakat dan memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran serta berjalan sesuai regulasi.

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Muhammad Fajri, mengungkapkan bahwa penegakan aturan ini diwujudkan melalui operasi pengawasan ketat yang digelar oleh tim gabungan pada Senin pagi. Operasi tersebut menyasar sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seputaran wilayah Kecamatan Tanjung Redeb, Kecamatan Teluk Bayur, hingga Kecamatan Sambaliung.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Berau, jajaran Sub DenPom TNI AD Kabupaten Berau, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), serta pihak Pertamina melakukan pengecekan mendalam terhadap aktivitas pengisian bahan bakar oleh konsumen.

“Benar, dalam operasi pengawasan di lapangan, tim gabungan menemukan adanya indikasi kuat kecurangan yang dilakukan oleh oknum konsumen saat melakukan pembelian BBM bersubsidi jenis Bio Solar,” kata Fajri.

Lebih lanjut, Fajri menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan adanya indikasi manipulasi di mana konsumen kedapatan memiliki dan menggunakan beberapa barcode pengisian sekaligus. Melalui modus operandi tersebut, oknum konsumen diduga kuat mencoba mengelabui sistem agar dapat melakukan pengisian BBM bersubsidi melebihi kapasitas standar secara berulang-ulang (ngetap) dengan berpindah-pindah lokasi di beberapa SPBU.

“Modus seperti ini sangat merugikan masyarakat luas karena menyedot jatah BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi yang berhak. Penggunaan barcode ganda atau lebih dari satu kartu ini menjadi perhatian serius kami untuk segera ditertibkan,” tegas Kasat Reskrim.

Sebagai langkah mitigasi jangka panjang dan penyelesaian masalah dari hulu ke hilir, Polres Berau menegaskan tidak akan berhenti pada pengawasan di lapangan saja. Guna menghentikan praktik kecurangan ini secara total, kepolisian akan segera menginisiasi pertemuan strategis dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Sebagai tindak lanjut dan respons cepat atas temuan ini, dalam waktu dekat kami akan segera melaksanakan rapat koordinasi (rakor) khusus bersama dengan seluruh pengelola SPBU, pihak Pertamina, serta instansi terkait lainnya. Kami ingin menyamakan persepsi, memperketat sistem pengawasan internal dalam pencocokan barcode di SPBU, dan merumuskan sanksi tegas bagi siapa saja yang terbukti bermain-main dengan BBM bersubsidi ini,” pungkasnya.

Humas Polres Berau

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan