BERAU – Kelapa sawit menjadi salah satu sektor penting bagi perekonomian Kabupaten Berau. Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini, menyebut sektor sawit menyumbang sekitar 7 persen dari PDRB, menempati posisi tertinggi di antara sektor perkebunan lainnya.
“Sawit memberikan sumbangan lebih besar dibanding sektor perkebunan lainnya,” kata Lita.
Meskipun belum menandingi sektor tambang yang memberikan kontribusi 50 persen terhadap PDRB, sawit tetap menjadi pengimbang ekonomi lokal.
Produksi sawit yang terus meningkat diharapkan dapat menambah pendapatan daerah melalui pajak dan bagi hasil. Upaya intensifikasi serta pembinaan terhadap petani juga menjadi fokus utama pemerintah daerah untuk menjaga produktivitas.
Selain sawit, sektor pertanian lainnya juga dikembangkan, namun sawit tetap menjadi andalan karena luas lahan yang telah mencapai target dan produktivitasnya cukup tinggi. Kebijakan daerah mendorong petani mandiri tanpa subsidi untuk memperkuat keberlanjutan usaha.
Lita menambahkan,dengan peningkatan produksi sawit, pendapatan daerah akan meningkat melalui kontribusi pajak dan bagi hasil. Hal ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi Berau tanpa sepenuhnya bergantung pada sektor tambang.
Pemkab Berau juga disebutnya mendorong kemitraan petani dengan perusahaan untuk menjaga kualitas panen dan stabilitas harga. Sinergi ini diharapkan mendorong pertumbuhan sektor perkebunan sawit sekaligus membuka peluang hilirisasi di masa depan.
GTI/ADV












