BERAU – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Berau dalam beberapa hari terakhir mendorong Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bergerak langsung ke tengah masyarakat.
Tak sekadar menyampaikan keprihatinan, jajaran PSI Berau turun ke sejumlah titik aktivitas warga dengan membagikan ribuan masker. Mulai dari kawasan pasar, tepian, hingga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menjadi sasaran aksi sosial tersebut.
Ketua DPD PSI Berau, Mikael, mengatakan aksi pembagian masker merupakan gerakan bersama seluruh struktur PSI di Kabupaten Berau sebagai respons terhadap kondisi kabut asap yang mulai mengganggu aktivitas masyarakat.
Menurutnya, pengurus PSI mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga ranting diminta hadir langsung di lapangan, terutama untuk membantu masyarakat yang tetap harus beraktivitas di ruang terbuka.
“Kondisi asap yang cukup tebal ini tentu dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu kami menginstruksikan seluruh jajaran PSI Berau untuk turun dan melakukan apa yang bisa kami lakukan, salah satunya dengan membagikan masker,” kata Mikael.
Ia menegaskan, aksi tersebut bukan sekadar kegiatan organisasi. Lebih dari itu, PSI ingin menunjukkan kepedulian secara langsung kepada masyarakat yang tengah menghadapi kondisi udara yang memburuk.
“Kami ingin keberadaan PSI bisa dirasakan masyarakat, bukan hanya ketika momentum politik. Ketika masyarakat menghadapi persoalan seperti hari ini, kader juga harus hadir dan bekerja,” ujarnya.
Bergerak di Empat Kecamatan
Pembina DPD PSI Berau, Indera Teguh Nur Cahyadi, mengatakan aksi sosial tersebut menyasar empat kecamatan, yakni Tanjung Redeb, Sambaliung, Teluk Bayur dan Gunung Tabur.
Setelah menyisir sejumlah titik di empat kecamatan tersebut, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan hingga wilayah Labanan.
“DPD PSI Kabupaten Berau bergerak di empat kecamatan, Sambaliung, Tanjung Redeb, Teluk Bayur, dan Gunung Tabur. Finish-nya nanti kita di Labanan,” kata Indera.
Untuk aksi tersebut, PSI Berau menyiapkan sekitar 5.000 masker yang dibagikan secara bertahap dengan melibatkan struktur partai hingga tingkat kecamatan dan ranting.
Indera mengatakan gerakan tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni agar kader hadir dan membantu masyarakat ketika menghadapi persoalan yang membutuhkan respons langsung.
“Program ini merupakan permintaan dari Sekjen kita, Raja Juli Antoni, bahwa PSI harus bergerak membantu masyarakat. Hari ini di Berau asapnya tebal sekali, jadi kita sebarkan sekitar 5.000 masker di empat kecamatan dan satu kampung,” ujarnya.
Tidak hanya pengurus tingkat kabupaten, struktur DPC hingga DPRT juga dikerahkan agar pembagian masker dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Hari ini PSI dari DPC, DPRT semuanya bekerja. Ketua DPD menginstruksikan dan kami sebagai pembina juga turun untuk membantu masyarakat,” kata Indera.
Sasar Titik Padat Aktivitas Warga
Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran pembagian masker di antaranya Pasar Sanggam Adji Dilayas, Pasar Teluk Bayur, SPBU Rinding serta sejumlah SPBU lainnya.
Di Kecamatan Gunung Tabur, kader PSI membagikan masker di sekitar SPBU Kilometer 5 dan kawasan Bundaran Gunung Tabur.
Sementara di Tanjung Redeb, kader menyisir kawasan tepian dan sejumlah titik dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Di Sambaliung, pembagian masker dilakukan di sekitar SPBU dan kawasan tepian.
“Di Sambaliung kita bagikan di SPBU dan kawasan tepian. Di Tanjung Redeb juga tepian kita sisir. Gunung Tabur ada SPBU Kilometer 5 dan bundaran. Kita berusaha membagikan di titik-titik yang masyarakatnya banyak beraktivitas,” ujarnya.
Mikael menilai keterlibatan struktur partai hingga tingkat bawah penting karena kabut asap dirasakan masyarakat di sejumlah kecamatan secara bersamaan.
Ia meminta kader PSI di setiap wilayah tidak hanya berhenti pada pembagian masker, tetapi terus memantau kondisi masyarakat dan memberikan bantuan apabila menemukan kebutuhan mendesak.
“Kami meminta teman-teman di tingkat kecamatan sampai ranting tetap melihat kondisi di lapangan. Kalau ada yang memang bisa kita bantu, kita bantu semampu kita,” kata Mikael.
Lanjutan Aksi ke Labanan
Gerakan sosial PSI Berau akan dilanjutkan ke wilayah Labanan. Selain membagikan masker, PSI juga berencana menyerahkan bantuan kepada masyarakat di wilayah tersebut.
“Besok kita akan memberikan bantuan di Labanan, termasuk membantu masker untuk masyarakat,” kata Indera.
Di tengah kabut asap yang masih terasa di sejumlah kawasan Berau, Indera berharap kondisi tersebut segera berakhir. Hujan, menurutnya, menjadi salah satu hal yang paling dinantikan masyarakat untuk membantu mengurangi kabut asap.
“Harapan kami ini cepat berlalu dan cepat turun hujan,” ujarnya.
Mikael juga mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi asap semakin pekat.
Menurutnya, persoalan kabut asap membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga organisasi, dunia usaha dan masyarakat.
“Kami tentu berharap keadaan ini segera membaik. Yang paling penting sekarang bagaimana kita bersama-sama menjaga masyarakat, terutama mereka yang setiap hari harus bekerja dan beraktivitas di luar rumah,” kata Mikael.
Indera menyadari bantuan yang diberikan PSI belum sebanding dengan kemampuan pemerintah maupun lembaga lain yang memiliki sumber daya lebih besar. Namun, ia menilai kepedulian harus dimulai dari langkah yang bisa dilakukan.
“Ini mungkin tidak sebesar yang dilakukan pemerintah atau yang lain. Tapi ini yang bisa kami perbuat untuk masyarakat Kabupaten Berau,” pungkasnya.












