Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
BerauBerita

Program WiFi Gratis Belum Mampu Atasi Masalah Blank Spot di Berau

Avatar of Redaksi
ZonaTV
163
×

Program WiFi Gratis Belum Mampu Atasi Masalah Blank Spot di Berau

Sebarkan artikel ini
ee2a6ea1 picsart 23 10 22 14 15 32 433 11zon
Example 468x60

Tanjung Redeb – Program WiFi gratis yang dicanangkan pemerintah daerah belum mampu mengatasi masalah blank spot di Kabupaten Berau, terutama di destinasi wisata seperti Maratua. Untuk mengatasi hal itu memang diperlukan alternatif penyedia layanan telekomunikasi lain.

Kepala Dinas Kominfo Berau, Didi Rahmadi membenarkan bahwa program WiFi gratis itu belum sepenuhmya mampu mengatasi masalah jaringan di destinasi wisata tersebut. Karena itu, diperlukan pembangunan BTS dan operator seluler untuk menambah kekuatan signal di lokasi itu.

“Sudah 1 WiFi gratis dengan 6 titik kami pasang di Maratua. Tapi kalau diambil pakai radio lagi untuk 2 kampung signalnya tidak kuat. Makanya perlu BTS. Bisa dari kementerian. Boleh juga dari operator seluler. Tapi kalau dari operator seluler berarti tidak gratis,” jelasnya.

Diakui Didi, kekuatan jaringan internet di Maratua masih cukup lemah. Signal internet yang terkoneksi di sana bahkan masih ditarik dari Pulau Derawan. Lebih dari itu, walaupun sudah dipasang juga 1 radio, itu masih terbatas di kantor kecamatan, pelabuhan, kantor kepala kampung, dan SD.

“Sedangkan di kampung lain belum juga dipasang karena kekuatan signal masih kecil. Karena jika ditarik radio lagi, pertama signal lemah dan di sana ada bandara.
Harapan kami ada operator telepon seluler yang segera beroperasi di Maratua,” terangnya.

Ke depan, tambah Didi, pihaknya akan membangun BTS di Maratua. Hal ini juga sudah diusulkan pihaknya ke Kementerian Kominfo. Pembangunan BTS itu bertujuan agar jaringan internet di sana semakin kuat.

“Tapi tidak hanya di Maratua. Di 34 tempat lainnya juga. Agar signal semakin kuat dan tidak ada lagi wilayah yang blank spot. Kami mengharapkan tahun 2024 dapat terealisasi,” tegasnya.

Meskipun masih terdapat kendala pada titik tertentu, disampaikan Didi, capaian realisasi WiFi gratis hingga Oktober tahun ini sudah mencapai lebih dari 90 persen. Pihaknya juga menargetkan akan menuntaskan program itu sebelum November 2023 mendatang.

“Sudah lebih dari 90 persen. Jika tidak ada hal-hal yang luar biasa, sebelum November sudah 100 persen,” tandasnya. (*/TNW/FST)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan