Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
DISKOMINFO BERAU

Pelabuhan Teluk Sulaiman Akan Jadi Penggerak Ekonomi Baru di Selatan Berau

ZonaTV
34
×

Pelabuhan Teluk Sulaiman Akan Jadi Penggerak Ekonomi Baru di Selatan Berau

Sebarkan artikel ini
ef90f154 1000492494 11zon

BIDUK-BIDUK – Pemerintah Kabupaten Berau mempercepat seluruh tahapan persiapan operasional Pelabuhan Teluk Sulaiman di Kecamatan Biduk-Biduk. Pelabuhan yang berdiri di salah satu titik pesisir paling strategis di selatan Berau ini diproyeksikan menjadi simpul transportasi antar pulau, menghubungkan mobilitas barang dan penumpang menuju kawasan Indonesia Timur.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyebut proses teknis dan administratif terus bergerak. Sejumlah instansi kini tengah menyelaraskan regulasi dan perizinan, mulai dari Dinas Perhubungan Berau hingga Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP).

“Komunikasi intensif terus kami lakukan. Progres berjalan baik, meskipun ada beberapa regulasi yang memerlukan penyesuaian lebih panjang,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang ikut mengawal percepatan pembangunan fasilitas pendukung pelabuhan. Bila seluruh syarat terpenuhi, operasional resmi pelabuhan disebut bisa segera dimulai.

Bupati optimistis, beroperasinya Pelabuhan Teluk Sulaiman akan mengubah wajah perekonomian wilayah selatan Berau. Konektivitas yang terbuka diyakini menjadi pemicu pertumbuhan sektor perdagangan, kelautan, hingga pariwisata.

“Pelabuhan ini bukan sekadar infrastruktur transportasi. Ia akan menjadi pintu strategis untuk mempercepat perputaran ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Sudah Mulai Disandari Kapal

Meski belum diresmikan sepenuhnya, aktivitas pelabuhan sudah mulai terlihat. Kepala Dinas Perhubungan Berau, Andi Marawangeng, mengungkapkan sejumlah kapal kayu yang membawa penumpang dan barang—mulai dari buah-buahan, semen, hingga bahan pangan—telah berlabuh dan memanfaatkan fasilitas dermaga.

Bahkan, uji coba pelayaran ke Kota Palu, Sulawesi Tengah, juga sudah dilakukan.

Namun ia menekankan bahwa perizinan belum seluruhnya tuntas. Kapal besar disebut sudah mengantongi izin KUPP, sementara kapal penumpang kecil masih menunggu proses penertiban perizinan.

Andi menegaskan, kewenangan Dishub Berau hanya berada pada pengelolaan sisi darat pelabuhan. Urusan izin kapal sepenuhnya berada di tangan KUPP.

Dermaga Ditambah, Anggaran Disiapkan

Agar pelayanan pelabuhan semakin optimal, Pemkab Berau mengalokasikan anggaran tambahan pada 2025 untuk membangun tiga segmen dermaga baru, masing-masing sepanjang lima meter. Total penambahan mencapai 15 meter dengan nilai anggaran Rp13 miliar dari APBD murni.

“Targetnya satu bulan pekerjaan selesai,” kata Andi.

Saat ini fasilitas dasar sudah berdiri hampir lengkap, mulai dari dermaga apung, penerangan, pagar pengaman, hingga akses jalan. Penambahan segmen baru diharapkan menggenapi kesiapan pelabuhan untuk melayani arus pelayaran secara intensif.

Membuka Jalan Baru ke Banyak Daerah

Pemkab Berau juga tengah menyiapkan perluasan jaringan pelayaran dari Teluk Sulaiman ke sejumlah wilayah strategis di Sulawesi, Kalimantan Selatan, hingga kawasan Indonesia tengah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membuka keterisolasian kawasan pesisir dan mempercepat mobilitas ekonomi.

“Ini adalah investasi jangka panjang untuk memperkuat konektivitas antar pulau,” ujar Andi.

Dengan berbagai tahapan yang terus dikebut, Pelabuhan Teluk Sulaiman kini berada di depan pintu operasional resmi—bukan hanya sebagai titik singgah kapal, tetapi sebagai simpul ekonomi baru bagi masyarakat Berau. (adv)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan