Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
DISKOMINFO BERAU

Kolaborasi Pemkab Berau–WWF Perkuat Pengelolaan Sampah di Pulau Derawan

ZonaTV
24
×

Kolaborasi Pemkab Berau–WWF Perkuat Pengelolaan Sampah di Pulau Derawan

Sebarkan artikel ini
9086a4c6 6323 480a b265 9ea669db142d

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat komitmen dalam menjaga kebersihan destinasi wisata, terutama di kawasan bahari yang menjadi ikon daerah. Untuk mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan utama, Pemkab Berau mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Salah satu langkah strategis yang didorong tahun ini adalah pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di seluruh kecamatan dan beberapa kampung. Total 13 kecamatan dan 2 kampung masuk dalam program tersebut, termasuk Pulau Derawan yang menjadi lokasi percontohan.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan bahwa pembangunan TPS3R merupakan bagian dari upaya menjadikan destinasi wisata, khususnya Pulau Derawan, sebagai kawasan bebas sampah dan ramah lingkungan.

“Kebersihan tidak bisa dipisahkan dari pengembangan pariwisata. Kalau ingin wisata maju, lingkungan harus bersih,” ujarnya saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan TPS3R di Pulau Derawan.

TPS3R yang dibangun di Pulau Derawan menjadi pilot project dan diharapkan menjadi acuan bagi pengembangan sistem serupa di wilayah wisata lainnya. Selain dana APBD, pembangunan fasilitas tersebut juga melibatkan dukungan mitra, salah satunya World Wide Fund for Nature (WWF) yang ikut mendampingi penguatan pengelolaan lingkungan.

Sementara itu, Kepala Kampung Pulau Derawan, Indra Mahardika, mengakui bahwa kondisi pengelolaan sampah di wilayahnya masih jauh dari ideal. Saat ini, sampah hanya dikumpulkan di satu lokasi dan diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjung Batu sebanyak dua kali dalam seminggu.

Kondisi tersebut, lanjutnya, kerap menyebabkan penumpukan sampah dan menimbulkan risiko bagi masyarakat dan ekosistem laut.

“Kalau tidak ditangani serius, sampah bisa mencemari lingkungan dan merusak wisata bahari kita. Ini sangat berdampak pada keberlanjutan pariwisata,” ungkapnya.

Pemkab Berau berharap pembangunan TPS3R dapat memperbaiki sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dengan dukungan seluruh pihak, kawasan wisata di Berau diharapkan dapat menjadi destinasi yang bersih, nyaman, dan mendukung pariwisata berkelanjutan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan