Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
DISKOMINFO BERAU

Inovasi dan Dukungan Pemkab Berau Dorong UMKM di Bumi Batiwakkal

ZonaTV
25
×

Inovasi dan Dukungan Pemkab Berau Dorong UMKM di Bumi Batiwakkal

Sebarkan artikel ini
14230998 telingasagai

TANJUNG REDEB — Aroma manis dari dapur kecil milik Suci Herawati itu dulu hanya semerbak setahun sekali, tepatnya saat Lebaran. Kue berbentuk angka delapan—yang kelak dinamai Kue Angka 8—diproduksi terbatas, sekadar memenuhi pesanan tetangga dan kerabat. Namun siapa sangka, dari ruang produksi sederhana tahun 2017 itu, lahirlah sebuah merek kuliner rumahan yang kini mulai menembus etalase toko oleh-oleh di Berau.

“Dulu kami cuma produksi sedikit, setahun sekali. Persaingan juga berat, apalagi belum punya legalitas, jadi nggak bisa masuk swalayan,” kata Suci, mengenang masa-masa awal usahanya.

Perubahan besar datang ketika ia memberanikan diri mengikuti program pelatihan UMKM yang digelar Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau. Melalui rangkaian pendampingan, legalitas yang dulunya tampak rumit satu per satu berhasil dituntaskan: izin usaha, PIRT, hingga label halal. Di saat bersamaan, Suci mendapat pelatihan branding, pengemasan, dan kesempatan ikut serta dalam berbagai pameran.

“Alhamdulillah setelah ikut program Diskoperindag, kami dibantu banyak hal. Mulai perizinan, kemasan, sampai diajak pameran. Bahkan waktu ada tamu dari luar daerah, produk kami pernah dijadikan cenderamata resmi,” ujarnya.

Perubahan itu bukan sekadar administratif. Kapasitas produksi meningkat, jaringan pemasaran terbuka, dan Kue Angka 8 mulai hadir sebagai pilihan oleh-oleh khas Bumi Batiwakkal. Rasa gurih-manis dan bentuk angka delapan yang unik membuat produk ini mudah dikenali. Kini pesanan tak hanya datang menjelang Lebaran, tetapi juga dari berbagai acara resmi dan pesanan toko-toko besar.

Suci menyebut dukungan pemerintah daerah sebagai angin segar bagi pelaku UMKM yang ingin naik kelas. Menurutnya, peran pendampingan itu bukan sekadar membantu pelaku usaha bertahan, melainkan juga mendorong mereka berkembang dan menciptakan peluang kerja.

“UMKM itu tulang punggung ekonomi rakyat. Kalau terus didukung, kami bisa tumbuh, menyerap tenaga kerja, dan berkontribusi untuk daerah,” ucapnya.

Kisah Kue Angka 8 membuktikan bahwa kombinasi keberanian memulai, ketekunan, dan dukungan pemerintah dapat mengubah usaha rumahan menjadi produk yang punya daya saing. Dari dapur kecil di sudut Berau, kini Kue Angka 8 melangkah mantap menembus pasar yang lebih luas. (ADV)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan