Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
DISKOMINFO BERAU

Disbudpar Berau Dorong Penguatan Ekraf Lewat Pelatihan Desain Grafis di Wilayah Pesisir

ZonaTV
26
×

Disbudpar Berau Dorong Penguatan Ekraf Lewat Pelatihan Desain Grafis di Wilayah Pesisir

Sebarkan artikel ini
81349573 1000482483 11zon

TALISAYAN — Upaya memperkuat ekonomi kreatif (ekraf) sebagai salah satu penopang ekonomi daerah terus didorong Pemerintah Kabupaten Berau. Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), pelatihan desain grafis digelar di Taman Sungai Dumaring, Kecamatan Talisayan, sebagai langkah memperluas kapasitas pelaku ekraf di kawasan pesisir.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Talanpekda (Tata Kelola Layanan Pembangunan Ekonomi Kreatif Daerah) Berau 2024–2028, yang menitikberatkan pada peningkatan kemampuan pelaku ekonomi kreatif, khususnya di subsektor aplikasi dan desain visual.

Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, mengatakan desain grafis menjadi keterampilan penting di era digital karena berperan dalam promosi wisata, pengembangan produk lokal, serta branding kampung. Menurutnya, visual yang kuat kini menjadi kebutuhan bagi pelaku usaha agar mampu bersaing di tengah perubahan pasar.

“Desain grafis sudah menjadi keterampilan universal. Hampir semua usaha membutuhkan kemampuan visual, baik untuk branding, pemasaran, maupun pengembangan layanan,” ujarnya.

Ia menilai peningkatan kapasitas ini juga berkaitan dengan kebutuhan kampung-kampung wisata yang tengah mengembangkan identitas visual masing-masing. Desain yang baik, kata Ilyas, tidak hanya enak dipandang tetapi juga memberikan pengalaman pengguna yang nyaman dan mencerminkan kebutuhan masyarakat.

Pelatihan ini diikuti 30 peserta dari berbagai unsur, meliputi pelaku ekraf, BUMK, aparat kampung, dan Pokdarwis dari Talisayan, Biatan, Batu Putih, dan Biduk-Biduk. Mereka mendapat materi dari dua narasumber, Ilham Wahyudi dan Ahmad Syadda, yang membahas dasar desain grafis, perancangan produk kreatif, konten digital, hingga penggunaan perangkat lunak desain.

Selain teknik visual, peserta juga diperkenalkan pada konsep ergonomi, estetika, dan keberlanjutan dalam pembuatan karya. Ilyas menyebut orientasi pelatihan ini tidak hanya pada peningkatan kemampuan individu, tetapi juga pada penguatan ekosistem kreatif melalui kolaborasi dan pemanfaatan teknologi.

Mengacu data Badan Pusat Statistik, ekonomi kreatif menyumbang rata-rata 7,8 persen terhadap PDB nasional. Dengan potensi tersebut, Pemkab Berau menetapkan enam subsektor prioritas: kuliner, wastra dan kriya, seni pertunjukan sebagai subsektor unggulan; serta fotografi, video/film/musik, dan aplikasi sebagai subsektor potensial.

Pelatihan desain grafis ini ditempatkan sebagai penguatan subsektor aplikasi, yang dinilai memiliki peluang besar seiring meningkatnya digitalisasi UMKM dan sektor pariwisata.

Kegiatan ini didukung APBD Perubahan 2025 serta menjadi bagian dari pelaksanaan Roadmap Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah 2024–2028, termasuk penguatan peran Komite Ekraf sebagai pengarah kebijakan.

Ilyas berharap pelatihan serupa dapat memperluas jaringan pelaku kreatif di daerah serta melahirkan talenta lokal yang mampu bersaing di tingkat nasional.

“Dengan keterampilan desain yang baik, pelaku ekraf bisa menjadi penggerak ekonomi baru berbasis kreativitas dan inovasi. Berau membutuhkan SDM kreatif untuk memperkuat daya saing daerah,” tutupnya. (ADV)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan