BATU PUTIH, BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kemandirian petani sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk dan pestisida kimia yang semakin mahal dan berisiko bagi ekosistem.
Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini, mengatakan pemanfaatan bahan-bahan alami di sekitar lahan pertanian bisa menghasilkan pupuk dan pestisida yang aman bagi tanaman dan lingkungan. “Ini lebih hemat biaya, aman, dan tetap menjaga kelestarian alam,” ujar Lita.
Petani lokal menyambut positif inisiatif tersebut. Banyak yang menyadari pentingnya beralih ke sistem pertanian yang lebih sehat dan mandiri. “Kami senang bisa belajar cara yang lebih ramah lingkungan. Semoga ini terus berlanjut di kampung lain,” kata salah satu petani.
Disbun Berau menargetkan inisiatif ini bisa menjangkau lebih banyak kampung setiap tahun. Tujuannya, tidak hanya membekali petani dengan keterampilan, tetapi juga mendorong terciptanya pertanian berkelanjutan yang produktif dan tetap menjaga keseimbangan lingkungan.
“Petani Berau diharapkan lebih mandiri, tetap produktif, dan sekaligus menjadi penjaga alam melalui praktik pertanian yang sehat dan efisien,” ujar Lita. (adv)












