Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Kaltim

Pasar Kerja Kaltim Mulai Menguat, TPT Turun 0,03 Poin dan Pekerja Formal Tembus 1,11 Juta Orang

ZonaTV
21
×

Pasar Kerja Kaltim Mulai Menguat, TPT Turun 0,03 Poin dan Pekerja Formal Tembus 1,11 Juta Orang

Sebarkan artikel ini
74be8202 img 20260909 wa0007

SAMARINDA – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kalimantan Timur tercatat mengalami penurunan tipis pada Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat TPT sebesar 5,24 persen, turun 0,03 persen poin dibandingkan Februari 2026 yang berada di angka 5,27 persen.

 

Kepala BPS Kalimantan Timur, Mas’ud Rifai, mengatakan capaian tersebut menunjukkan bahwa dari setiap 100 orang yang masuk dalam angkatan kerja, terdapat sekitar lima hingga enam orang yang masih berstatus sebagai penganggur.

 

“Hal ini berarti dari 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar 5–6 orang penganggur. Pada Mei 2026, TPT mengalami penurunan sebesar 0,03 persen poin dibandingkan Februari 2026 yang sebesar 5,27 persen,” ujar Mas’ud dalam rilis BPS.

 

Jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, tingkat pengangguran laki-laki masih lebih tinggi dibandingkan perempuan. TPT laki-laki pada Mei 2026 tercatat sebesar 5,57 persen, sedangkan TPT perempuan berada di angka 4,65 persen.

 

Perbedaan juga terlihat berdasarkan wilayah tempat tinggal. TPT masyarakat perkotaan mencapai 5,42 persen, lebih tinggi dibandingkan wilayah perdesaan yang tercatat sebesar 4,77 persen.

 

Dibandingkan Februari 2026, TPT di wilayah perkotaan justru mengalami penurunan sebesar 0,40 persen poin. Sebaliknya, TPT di wilayah perdesaan meningkat cukup signifikan, yakni sebesar 1,01 persen poin.

 

Pengangguran Tertinggi pada Lulusan SMP

 

Dilihat dari tingkat pendidikan terakhir, perkembangan TPT pada periode November 2025 hingga Mei 2026 menunjukkan pola yang berbeda antarjenjang pendidikan. TPT pada kelompok pendidikan SD ke bawah dan SMK cenderung mengalami penurunan, sementara jenjang pendidikan lainnya bergerak fluktuatif.

 

Pada Mei 2026, tingkat pengangguran tertinggi justru tercatat pada penduduk dengan pendidikan terakhir SMP, yakni mencapai 7,93 persen.

 

Sementara itu, TPT terendah terdapat pada kelompok penduduk dengan pendidikan SD ke bawah, yang hanya sebesar 1,17 persen.

 

Data tersebut menunjukkan bahwa tingkat pendidikan tidak serta-merta berbanding lurus dengan rendahnya tingkat pengangguran. Dinamika kebutuhan tenaga kerja dan kesesuaian kompetensi dengan pasar kerja turut menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

 

Pertanian Masih Jadi Penyerap Tenaga Kerja Terbesar

 

Dari sisi lapangan pekerjaan, struktur penduduk bekerja di Kalimantan Timur masih didominasi sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan.

 

Sektor tersebut menyerap sekitar 382.753 pekerja, atau setara dengan 19,01 persen dari total penduduk bekerja di Kaltim.

 

Di posisi berikutnya terdapat sektor Perdagangan Besar dan Eceran yang menyerap sekitar 350.245 pekerja, dengan kontribusi sebesar 17,40 persen.

 

Sementara itu, sektor real estate menjadi lapangan pekerjaan dengan kontribusi paling kecil, yakni sebesar 0,76 persen atau sekitar 15.218 pekerja.

 

Pekerja Formal Meningkat

 

Dari sisi status pekerjaan, jumlah penduduk yang bekerja dalam kegiatan formal pada Mei 2026 mencapai 1.119.357 orang, atau sekitar 55,61 persen.

 

Angka tersebut meningkat 0,16 persen poin dibandingkan Februari 2026.

 

Pada saat yang sama, persentase pekerja setengah penganggur tercatat turun sebesar 0,22 persen poin, sedangkan pekerja paruh waktu mengalami penurunan sebesar 0,13 persen poin dibandingkan Februari 2026.

 

Secara umum, data ketenagakerjaan Mei 2026 menunjukkan kondisi pasar kerja Kaltim bergerak positif meski penurunan TPT masih relatif tipis. Di tengah struktur ekonomi daerah yang terus berkembang, tantangan berikutnya adalah memastikan pertumbuhan kesempatan kerja berjalan seiring dengan peningkatan kualitas dan kesesuaian kompetensi tenaga kerja.

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan