Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Pariwisata

Teluk Harapan Bawa Nama Berau Bersinar, Raih Penghargaan Ekowisata Bahari Kaltim 2026

ZonaTV
13
×

Teluk Harapan Bawa Nama Berau Bersinar, Raih Penghargaan Ekowisata Bahari Kaltim 2026

Sebarkan artikel ini
4df2e976 images 1
Foto: Ekowisata bahari kampung Teluk harapan Berau (Istimewa)

SAMARINDA – Potensi wisata bahari Kabupaten Berau kembali mendapat pengakuan di tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Kampung Teluk Harapan berhasil meraih penghargaan kategori Ekowisata Bahari dalam Lomba Desa Wisata Kaltim 2026 yang digelar dalam rangkaian Kaltim Expo 2026 di Atrium Big Mall Samarinda, Kamis (20/8/2026).

 

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Kaltim terhadap kampung yang dinilai mampu mengembangkan potensi wisata berbasis lingkungan sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan destinasi.

 

Penganugerahan dilakukan Pemprov Kaltim melalui Dinas Pariwisata Kaltim dan dirangkai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pengembangan desa. Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim A.M. Fitra Firnanda, Kepala Dinas Pariwisata Kaltim M. Faisal, serta jajaran pemerintah kabupaten/kota.

 

A.M. Fitra Firnanda mengatakan, penghargaan bagi desa wisata bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi dorongan agar setiap daerah terus menggali dan mengembangkan potensi wisatanya.

 

«“Anugerah ini bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi penyemangat bagi kita semua untuk membuktikan bahwa Kalimantan Timur, khususnya desa-desa yang ada di dalamnya, tidak kalah dengan daerah lain dan mampu menghadirkan objek wisata yang unggul, menarik, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.»

 

Menurut Firnanda, Kaltim memiliki potensi wisata yang tersebar di berbagai desa dan kabupaten/kota. Namun, pengembangannya masih menghadapi tantangan, terutama terkait aksesibilitas dan infrastruktur pendukung.

 

Karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus Pemprov Kaltim agar berbagai destinasi potensial dapat lebih mudah diakses dan dikembangkan sehingga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kaltim M. Faisal menegaskan bahwa pengembangan desa wisata membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

 

“Kolaborasi merupakan bagian penting dari perjalanan desa wisata. Tidak mungkin desa wisata berkembang hanya dengan mengandalkan satu pihak. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, pemerintah desa, masyarakat, pelaku usaha, hingga mitra strategis lainnya,” jelas Faisal.

 

Ia menyebutkan, saat ini terdapat 122 desa wisata dari total 841 desa di Kalimantan Timur. Jumlah tersebut dinilai masih dapat terus bertambah seiring semakin banyaknya desa yang menggali potensi lokal masing-masing.

 

Dalam Lomba Desa Wisata Kaltim 2026, Juara Utama diraih Desa Wisata Klempang Sari, Kabupaten Paser. Posisi kedua ditempati Desa Wisata Bangun Rejo, Kabupaten Kutai Kartanegara, sedangkan posisi ketiga diraih Desa Wisata Tanjung Isuy, Kabupaten Kutai Barat.

 

Selain kategori utama, sejumlah penghargaan khusus juga diberikan kepada desa wisata dengan keunggulan masing-masing.

 

Kampung Teluk Harapan, Kabupaten Berau, berhasil meraih kategori Ekowisata Bahari. Penghargaan lainnya diberikan kepada Desa Sangkuliman, Kutai Kartanegara untuk kategori Pemberdayaan Masyarakat; Desa Bhuana Sari Bumi Rapak, Kutai Timur untuk Agrowisata; Kampung Lutan, Mahakam Ulu untuk Pedalaman dan Adat; Desa Wisata Pampang, Samarinda untuk Budaya; Desa Wisata Satimpo Indah, Bontang untuk kategori Kreatif; serta Kampung Wisata Hendrawisata Pesona Mangrove, Balikpapan untuk Konservasi Mangrove.

 

Penghargaan bagi Kampung Teluk Harapan menjadi momentum penting bagi Kabupaten Berau untuk semakin memperkuat pengembangan wisata bahari yang berbasis pada kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

 

Konsep ekowisata tidak hanya menempatkan keindahan alam sebagai daya tarik wisata, tetapi juga memastikan keberadaan lingkungan tetap terjaga serta masyarakat sekitar memperoleh manfaat dari aktivitas pariwisata.

 

Ke depan, Pemprov Kaltim mendorong desa dan kampung wisata terus meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi, memperkuat sumber daya manusia, memperluas promosi, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

 

Dengan kekayaan alam yang dimiliki, Kampung Teluk Harapan diharapkan mampu menjadi salah satu wajah ekowisata bahari Berau sekaligus contoh bahwa pengembangan pariwisata dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan