Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Kaltara

Mahasiswa Soroti Keterlambatan Informasi Beasiswa Kaltara Unggul, Minta Evaluasi Sistem

ZonaTV
21
×

Mahasiswa Soroti Keterlambatan Informasi Beasiswa Kaltara Unggul, Minta Evaluasi Sistem

Sebarkan artikel ini
e5f51343 img 20260727 wa0016
Foto: ilustrasi 

TANJUNG SELOR – Program Beasiswa Kaltara Unggul yang dikelola Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menuai sorotan. Sejumlah mahasiswa mengeluhkan keterlambatan penyampaian informasi pembukaan pendaftaran yang dinilai menyulitkan calon penerima beasiswa.

Sebelumnya, informasi pembukaan Beasiswa Kaltara Unggul dijadwalkan diumumkan pada Juni hingga Juli. Namun, pengumuman baru dipublikasikan pada akhir Juli. Kondisi tersebut memicu protes mahasiswa karena waktu yang tersedia untuk melengkapi persyaratan administrasi dinilai terlalu singkat.

Salah satu keluhan disampaikan, Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Borneo Tarakan (UBT), Priskila Adelia Patiung, yang mengeluh akibat keterlambatan waktu pengurusan beasiswa yang disampaikan pemerintah, ia menyayangkan atas ketidakpastian waktu tersebut karena mahasiswa masuk masa libur semester.

“Kami harus kembali ke kampus padahal sedang libur semester. Banyak mahasiswa berasal dari daerah pedalaman dan sudah pulang kampung, sehingga harus mengeluarkan biaya lagi untuk kembali mengurus berkas,” ujarnya saat diwawancarai melalui telepon, Senin (27/7).

Lebih lanjut, menurut Priskila, selain membutuhkan biaya tambahan, proses pengurusan administrasi juga cukup rumit dan harus diselesaikan dalam waktu yang terbatas.

Iapun berharap pemprov Kaltara, melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Beasiswa Kaltara Unggul. Ia meminta agar informasi pembukaan pendaftaran maupun tahapan seleksi diumumkan lebih awal dan konsisten setiap tahunnya sehingga mahasiswa memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan seluruh persyaratan.

“Pengumuman yang dilakukan dalam waktu singkat berpotensi membuat banyak mahasiswa kehilangan kesempatan untuk mendaftar,” katanya.

Tak hanya itu, Priskila juga meminta pemerintah meninjau kembali kebijakan yang membatasi penerima beasiswa hanya bagi mahasiswa yang berkuliah di perguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

“Banyak putra-putri Kaltara yang menempuh pendidikan di luar daerah atau di perguruan tinggi yang belum memiliki kerja sama dengan pemerintah, namun tetap memiliki prestasi dan semangat untuk berkontribusi bagi daerah. Kami berharap ke depan Program Beasiswa Kaltara Unggul menjadi lebih inklusif, transparan, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh mahasiswa asal Kalimantan Utara sesuai tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah,” tuturnya.

Sementara, Pemprov Kaltara, melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Beasiswa Kaltara Unggul, Biro Kesra, Basmar, membenar keterlambatan dikarenakan kendala teknis yang menyebabkan keterlambatan penyampaian informasi kepada mahasiswa.

“Ini ada kesalahan dari Biro Kesra sendiri dan juga terjadi dan kesalahan dalam komunikasi dengan pihak kampus,” katanya.

Basmar menjelaskan, pelaksanaan Beasiswa Kaltara Unggul tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Salah satu perubahan utama adalah hanya perguruan tinggi yang telah memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara yang dapat mengikuti program tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa mekanisme Beasiswa Kaltara Unggul berbeda dengan beasiswa umum. Dalam program ini, proses pendaftaran, seleksi administrasi, hingga verifikasi berkas dilakukan oleh masing-masing perguruan tinggi.

“Beasiswa Kaltara Unggul ini berbeda dengan beasiswa umum. Proses verifikasi dilakukan oleh kampus masing-masing,” pungkasnya.(Rdi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan