Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Kaltim

Benih, Pakan hingga Sarana Budidaya Digelontorkan, DKP Kaltim Dorong Pokdakan Naik Kelas dan Mandiri

ZonaTV
10
×

Benih, Pakan hingga Sarana Budidaya Digelontorkan, DKP Kaltim Dorong Pokdakan Naik Kelas dan Mandiri

Sebarkan artikel ini
25af03de 1ce34cd62e988af2156f7773e5c8bed9
Foto: Illustrasi (IST)

SAMARINDA – Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur tetap berupaya menjaga keberlangsungan sektor budidaya perikanan. Sepanjang 2026, sebanyak 63 Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) menerima bantuan yang difokuskan untuk memperkuat produktivitas sekaligus memperluas kesempatan bagi kelompok yang selama ini belum pernah tersentuh program serupa.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan (PDSPP) DKP Kaltim, Irma Listiawati, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tahun ini dilakukan dengan sistem skala prioritas. Kelompok yang belum pernah memperoleh bantuan menjadi sasaran utama agar manfaat program dapat dirasakan lebih merata.

Bantuan diprioritaskan bagi kelompok yang belum pernah menerima bantuan sebelumnya agar semakin banyak pembudidaya yang memperoleh kesempatan mengembangkan usahanya,” ujar Irma.

Bantuan yang diberikan mencakup benih ikan, pakan, hingga sarana budidaya laut. Dari seluruh bantuan tersebut, pakan disalurkan kepada 33 Pokdakan yang tersebar di empat daerah, yakni Kutai Kartanegara sebanyak 20 kelompok, Samarinda 10 kelompok, Penajam Paser Utara dua kelompok, dan Berau satu kelompok.

Menurut Irma, kebutuhan terhadap dukungan pemerintah masih cukup besar. Saat ini tercatat ada 1.226 kelompok pembudidaya ikan yang tersebar di 10 kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Kutai Kartanegara menjadi daerah dengan jumlah Pokdakan terbanyak, yakni 805 kelompok, disusul Paser 348 kelompok, Berau 126 kelompok, Kutai Timur 122 kelompok, Penajam Paser Utara 105 kelompok, Samarinda 75 kelompok, Bontang 27 kelompok, Balikpapan 20 kelompok, dan Kutai Barat 13 kelompok.

Di antara berbagai jenis bantuan yang disalurkan, benih ikan masih menjadi komponen terbesar. Hal itu karena benih merupakan kebutuhan dasar yang menentukan keberhasilan budidaya dan peningkatan hasil produksi para pembudidaya.

Irma menegaskan, program bantuan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi stimulus agar kelompok pembudidaya mampu meningkatkan kapasitas usahanya secara berkelanjutan.

Kami ingin bantuan tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi dan pendapatan pembudidaya. Tujuan kami bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi mendorong kelompok agar usahanya terus berkembang dan mandiri,” tegasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan