TANJUNG SELOR – Hujan lebat yang disertai angin kencang menerjang Tanjung Selor pada Selasa (7/7) dini hari, mengakibatkan atap bangunan lapak pedagang di kawasan Pasar Inai, Pasar Induk Tanjung Selor, roboh. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sembilan pedagang terdampak dan aktivitas jual beli untuk sementara dihentikan.
Kepala UPTD Pasar Induk Tanjung Selor, Gazali, menjelaskan cuaca ekstrem terjadi sekitar pukul 00.00 hingga 01.00 Wita. Laporan mengenai ambruknya atap diterima petugas sekitar pukul 02.30 Wita.
“Anggota kami melapor sekitar pukul setengah tiga dini hari. Saat dicek, atap bangunan sudah roboh dan menutup sebagian badan jalan di area pasar,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Dari hasil pengecekan awal, bangunan diduga roboh akibat terpaan angin kencang yang disertai hujan deras. Meski kerusakan cukup parah, Gazali memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Kami sudah memastikan, sejauh ini tidak ada korban jiwa. Kejadian ini murni akibat bencana alam,” katanya.
Begitu menerima laporan, petugas langsung berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penanganan. Material bangunan yang menutup akses di area pasar segera dievakuasi agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Pihak UPTD juga akan melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Daerah sebagai dasar penentuan langkah selanjutnya, baik berupa perbaikan maupun pembangunan kembali bangunan yang rusak.
“Kami berharap proses penanganannya dapat segera dilakukan karena kerusakan ini terjadi akibat bencana. Keputusan mengenai perbaikan masih menunggu arahan dari pimpinan,” jelas Gazali.
Akibat insiden tersebut, sembilan pedagang kehilangan tempat berjualan. Meski demikian, sebagian besar barang dagangan berhasil diselamatkan sehingga kerugian materi diperkirakan tidak terlalu besar.
“Yang paling terdampak sementara ini adalah tempat berjualannya. Setelah lokasi selesai dibersihkan, mudah-mudahan para pedagang bisa kembali berjualan,” ucapnya.
Gazali mengimbau para pedagang untuk bersabar selama proses penanganan berlangsung. Ia memastikan pemerintah daerah bersama dinas terkait terus berkoordinasi agar perbaikan dapat segera dilakukan sehingga aktivitas Pasar Induk Tanjung Selor kembali normal.
“Kami berharap pedagang bersabar. Kami terus berupaya mempercepat penanganan dan perbaikan agar mereka bisa segera kembali berjualan,” tutupnya.(Rdi)












