Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
BerauBerita

Usai Menyelesaikan Wukuf, 212 Jemaah Haji Berau Sehat dan Bersiap Pulang ke Kampung Halaman

ZonaTV
8
×

Usai Menyelesaikan Wukuf, 212 Jemaah Haji Berau Sehat dan Bersiap Pulang ke Kampung Halaman

Sebarkan artikel ini
838e2537 80a5 48f8 ab9e b60aefc08a13
Foto: Gambaran Wukuf di Padang Arafah ( Dok IST)

BERAU – Kabar menggembirakan datang dari Tanah Suci. Sebanyak 212 jemaah haji asal Kabupaten Berau dilaporkan dalam kondisi sehat setelah menuntaskan rangkaian puncak ibadah haji, termasuk Wukuf di Arafah yang menjadi momen paling sakral dalam pelaksanaan haji.

Kini, para tamu Allah tersebut bersiap menanti jadwal kepulangan ke Tanah Air yang akan berlangsung secara bertahap hingga akhir Juni 2026.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Berau, Hindun Nahdiani, mengungkapkan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan terkait gangguan kesehatan maupun kendala berarti yang dialami jemaah selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.

“Alhamdulillah seluruh jemaah dalam kondisi baik. Dari hasil pemantauan melalui petugas haji dan grup komunikasi yang terhubung dengan para jemaah, tidak ada laporan yang mengkhawatirkan maupun keluhan yang disampaikan,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Menurut Hindun, kepulangan jemaah haji Berau akan terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter). Kloter pertama yang berjumlah dua orang dijadwalkan tiba di Indonesia pada 10 Juni 2026 melalui Kloter 3.

Sementara itu, rombongan terbesar berasal dari Kloter 14 yang membawa 208 jemaah asal Berau. Mereka dijadwalkan tiba pada 27 Juni 2026 dan menjadi kloter yang paling dinantikan oleh keluarga di kampung halaman.

Selain itu, masing-masing satu jemaah tergabung dalam Kloter 16 dan Kloter 17. Kedua kloter tersebut diperkirakan tiba pada 30 Juni mendatang, bahkan Kloter 17 berpeluang mendarat lebih awal akibat adanya penyesuaian jadwal penerbangan.

“Kloter 16 diperkirakan tiba pada 30 Juni. Sedangkan Kloter 17 kemungkinan juga tiba di tanggal yang sama, namun lebih pagi karena ada perubahan jadwal penerbangan,” jelasnya.

Hindun menambahkan, perbedaan kloter tersebut terjadi karena adanya jemaah cadangan yang diberangkatkan menggantikan calon jemaah yang batal berangkat atau mengalami kendala kesehatan menjelang keberangkatan.

Menurutnya, sistem jemaah cadangan menjadi solusi agar kuota haji yang telah tersedia tetap dapat terisi secara optimal.

“Ketika ada calon jemaah yang menunda keberangkatan atau tidak bisa berangkat karena sakit, maka jemaah cadangan yang sudah siap akan menggantikan posisi tersebut,” terangnya.

Terkait penyambutan, Kemenag Berau masih menunggu hasil koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Berau. Namun khusus untuk kepulangan Kloter 14 yang membawa mayoritas jemaah asal Berau, direncanakan akan digelar penyambutan resmi.

“Rencananya ada penyambutan dari Bupati di bandara untuk Kloter 14, tetapi teknis pelaksanaannya masih menunggu rapat koordinasi lebih lanjut,” ungkap Hindun.

Dengan kondisi seluruh jemaah yang dilaporkan sehat hingga menjelang kepulangan, keluarga di Kabupaten Berau kini dapat bernapas lega. Setelah menuntaskan perjalanan spiritual yang penuh makna di Tanah Suci, para jemaah tinggal menghitung hari untuk kembali berkumpul bersama keluarga dan masyarakat yang telah lama menanti kepulangan mereka.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan