Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
KaltimBerau

Bapenda Berau Kejar PAD Rp450 Miliar, Realisasi Pajak Sudah 20 Persen Lebih

ZonaTV
13
×

Bapenda Berau Kejar PAD Rp450 Miliar, Realisasi Pajak Sudah 20 Persen Lebih

Sebarkan artikel ini
c57e52ef 3d77 4454 8595 ea574da0da92
foto: Hanya illustrasi data (Zenn.Zona) Istimewah

BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau mulai menunjukkan sinyal positif dalam menjaga stabilitas keuangan daerah pada tahun anggaran 2026. Hingga akhir triwulan pertama per 31 Maret 2026, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat mencapai Rp67 miliar atau sekitar 15 persen dari total target tahunan.

Capaian tersebut dinilai masih berada di jalur aman sesuai skema anggaran kas yang telah disusun sejak awal tahun. Pemkab Berau memang menerapkan pola target bertahap guna menjaga keseimbangan arus kas sekaligus mengukur efektivitas pemungutan pendapatan daerah secara berkala.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau, Djupi, menjelaskan bahwa target PAD tahun ini dibagi dalam empat fase triwulan. Pada triwulan pertama ditetapkan sebesar 15 persen, kemudian meningkat menjadi 40 persen pada triwulan kedua, naik ke 75 persen pada triwulan ketiga, hingga ditargetkan tuntas 100 persen di akhir tahun.

“Realisasi sampai 31 Maret kemarin sudah menyentuh 15 persen. Artinya, capaian kita masih sesuai ritme target yang telah dipasang sejak awal,” ujar Djupi saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (20/5/2026).

Dalam struktur APBD 2026, total pendapatan daerah Kabupaten Berau ditargetkan mencapai Rp2,7 triliun. Dari jumlah tersebut, PAD murni dipatok sebesar Rp450 miliar sebagai salah satu penopang utama kemandirian fiskal daerah.

Djupi juga menjelaskan bahwa total postur APBD Berau tahun ini berada pada kisaran Rp3,4 triliun hingga Rp3,7 triliun setelah ditambah komponen Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.

Meski demikian, Bapenda menegaskan fokus pengawasan pihaknya tetap tertuju pada sektor pendapatan murni, terutama untuk mengukur kemampuan daerah dalam menopang pembangunan tanpa ketergantungan penuh terhadap transfer pusat.

Dari sektor pajak daerah yang menjadi tulang punggung PAD, target tahun 2026 dipasang sebesar Rp168 miliar. Hingga akhir Maret, realisasi pajak telah mencapai Rp35 miliar atau sekitar 20,88 persen dari target tahunan.

Persentase tersebut bahkan melampaui target makro triwulan pertama yang berada di angka 15 persen. Kondisi ini dinilai menjadi indikator awal bahwa penerimaan pajak daerah masih bergerak cukup stabil.

Djupi turut mengapresiasi kinerja jajaran internal Bapenda serta meningkatnya kepatuhan wajib pajak di Kabupaten Berau. Menurutnya, kolaborasi itu menjadi faktor penting dalam menjaga tren penerimaan daerah tetap positif di tengah tantangan fiskal yang dinamis.

“Ini menjadi modal awal yang baik untuk menghadapi triwulan berikutnya. Kami akan terus mengoptimalkan sebelas sektor pajak daerah dan memperkuat monitoring agar target akhir tahun bisa tercapai bahkan melampaui target,” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan