Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Pemkab Berau

Pemkab Berau Perkuat Ketahanan Pangan, Warga Diajak Tanam Cabai di Pekarangan Rumah

ZonaTV
10
×

Pemkab Berau Perkuat Ketahanan Pangan, Warga Diajak Tanam Cabai di Pekarangan Rumah

Sebarkan artikel ini
1e7b12dc 21dd 461c a7a9 cb39437e092e
Foto: Bupati Berau, Sri Juniarsih (IST)

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan kondisi inflasi daerah hingga Mei 2026 masih dalam kategori aman dan terkendali, terutama pada sektor pangan. Meski demikian, berbagai langkah antisipasi terus diperkuat guna menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tidak mengalami lonjakan di tengah kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengatakan posisi inflasi Berau sejauh ini masih relatif stabil dibandingkan sejumlah daerah lain. Namun, kewaspadaan tetap menjadi perhatian utama pemerintah daerah agar kondisi tersebut tetap terjaga.

“Berau itu sejauh ini masih berada di posisi tengah-tengah. Tapi kita tetap harus waspada untuk mengurangi inflasi,” ujar Sri Juniarsih, Kamis (14/05/2026).

Sebagai bentuk pengendalian inflasi pangan, Pemkab Berau memastikan stok beras di gudang Bulog masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Saat ini, cadangan beras yang tersedia diperkirakan mencapai sekitar 100 ton.

“Stok beras yang tersedia di Bulog ada sekitar 100 ton untuk tahun ini,” katanya.

Tak hanya menjaga ketersediaan pangan, pemerintah daerah juga mulai memperkuat sektor pertanian melalui program perluasan tanam di sejumlah wilayah. Untuk periode Mei hingga Juli 2026, target lahan tanam yang disiapkan mencapai sekitar 2.000 hektare.

“Untuk bulan Mei sampai Juli 2026 itu sekitar 2.000 hektare,” jelasnya.

Selain beras, Pemkab Berau juga memastikan stok jagung dalam kondisi aman dengan ketersediaan sekitar 1.000 ton. Sementara itu, dukungan dari Kementerian Pertanian turut diberikan melalui bantuan pengembangan tanaman cabai seluas lima hektare.

“Untuk jagung sendiri, kita sudah standby sekitar 1.000 ton. Kemudian bantuan dari Kementerian Pertanian untuk Berau ada sekitar 5 hektare cabai,” ungkapnya.

Pengembangan tanaman cabai tersebut juga mulai difokuskan di wilayah Talisayan sebagai salah satu sentra produksi pangan lokal. Pemerintah daerah pun mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam cabai secara mandiri sebagai langkah sederhana menekan pengeluaran rumah tangga sekaligus membantu mengendalikan inflasi.

“Kami juga menyarankan melalui kecamatan, kepala kampung, dan dinas terkait agar masyarakat mulai mandiri menanam cabai di rumah. Paling tidak bisa membantu kebutuhan rumah tangga,” tutup Sri Juniarsih.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan