TANJUNG SELOR – Aksi nekat tiga pemuda yang sempat viral karena menutup lensa CCTV di kawasan Pasar Induk Tanjung Selor akhirnya terbongkar. Di balik tindakan yang tampak “iseng” itu, ternyata tersimpan niat pencurian tabung gas.
Peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu itu sempat mengundang perhatian publik. Rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial memperlihatkan para pelaku dengan sengaja menutupi kamera pengawas, seolah ingin menghilangkan jejak sebelum beraksi.
Namun, rencana tersebut tidak berjalan mulus.
Tim dari Polresta Bulungan bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang viral. Hasilnya, ketiga pelaku berhasil diamankan dan kini tengah menjalani pemeriksaan.
Kasat Reskrim, Rio Adi Pratama, mengungkapkan bahwa kasus ini masuk dalam kategori tindak pidana ringan (tipiring), sehingga para pelaku belum dilakukan penahanan.
“Ketiga pelaku sudah kami amankan. Saat ini kami juga masih mencari pelapor yang pertama kali melaporkan kejadian tersebut,” ujarnya, Selasa (28/4).
Ia menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang beredar di media sosial. Polisi kemudian melakukan langkah cepat dengan metode jemput bola hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.
Kasus ini pun menambah daftar pengungkapan Satreskrim selama April 2026 yang terbilang cukup padat.
Dalam catatan kepolisian, sejumlah kasus berhasil diungkap sepanjang bulan ini. Mulai dari pencurian kendaraan bermotor di Jalan Sabanar Lama pada 2 April, pencurian kotak amal Masjid Al-Inayah yang terungkap hanya dalam waktu sehari pada 12–13 April, hingga kasus perusakan mesin ATM di Jalan Sengkawit pada 17 April yang diduga dilakukan oleh pelaku dengan kondisi stres berat.
Tak hanya itu, pada 21 April, laporan pencurian motor ternyata terkuak sebagai modus over kredit ilegal guna menghindari tagihan leasing.
Terbaru, pada 27 April 2026, polisi kembali mengungkap kasus perusakan CCTV di Pasar Induk yang berkaitan langsung dengan aksi pencurian tabung gas dan kue oleh tiga pelaku tersebut.
Polisi pun mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan aktif melaporkan setiap potensi tindak kejahatan.
“Peran masyarakat sangat penting. Jangan ragu melapor jika melihat atau mengalami tindak kriminal,” tutup Rio.












