Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
BerauBerita

Janji dan Realisasi Tak Sejalan, Aksi Pasmer Memanas di Berau

ZonaTV
17
×

Janji dan Realisasi Tak Sejalan, Aksi Pasmer Memanas di Berau

Sebarkan artikel ini
a1109996 img 20260414 wa0001
Foto: Puluhan pasukan merah aksi demonstrasi di depan kantor leasing Jaccs MPM Finance, 

BERAU – Sengketa yang bermula dari satu unit mobil kini menjelma menjadi konflik terbuka. Puluhan anggota Pasukan Merah Wilayah Berau mendatangi kantor Jaccs MPM Finance, Senin (13/4/2026), menuntut kejelasan atas kebijakan yang mereka nilai berubah drastis dari sekadar penitipan unit, menjadi tuntutan pelunasan penuh Rp181 juta.

Sejak pagi, massa telah bertahan di depan kantor dengan pengawalan aparat kepolisian. Dua tuntutan utama disuarakan tanpa kompromi: pengembalian status kendaraan sesuai kesepakatan awal, serta pembayaran kompensasi yang hingga kini tak kunjung terealisasi.

Perwakilan Pasukan Merah, Jaja, mengurai awal mula persoalan. Ia menyebut, saat tunggakan terjadi, telah ada kesepahaman bahwa kendaraan hanya dititipkan sementara dan bisa diambil kembali ketika debitur siap membayar.

Namun, skenario itu berubah saat mereka datang membawa itikad baik untuk melunasi tunggakan dua bulan.
“Bukan solusi yang kami dapat, justru diminta melunasi total Rp181 juta. Ini jelas berbeda dari kesepakatan awal,” tegasnya.

Situasi kian memanas setelah muncul persoalan lain. Janji kompensasi Rp2,5 juta kepada anggota yang menyerahkan kendaraan secara sukarela disebut tak pernah benar-benar diwujudkan. Realitas di lapangan, nilai yang ditawarkan hanya Rp300 ribu.

“Selisihnya terlalu jauh. Ini yang membuat kekecewaan semakin besar,” ujar Jaja.

Dua kali mediasi yang telah ditempuh sebelumnya tak mampu menjembatani perbedaan. Kebuntuan itu akhirnya mendorong Pasukan Merah melangkah lebih jauh melapor ke Polres Berau dan membawa persoalan ini ke ruang publik.

Tekanan pun meningkat. Dalam aksinya, mereka melayangkan ultimatum keras: jika tak ada keputusan konkret, kantor Jaccs MPM akan disegel dengan mekanisme hukum adat.

“Ini batas kami. Kalau hari ini tidak ada penyelesaian, kami segel,” katanya tegas.
Di tengah tensi yang meninggi, kepolisian memastikan situasi tetap terkendali.

Pengamanan telah dilakukan sejak pukul 07.30 WITA untuk mengantisipasi potensi gangguan.

Melalui personel di lapangan, perwakilan Polres Berau menegaskan bahwa aparat hanya menjalankan fungsi pengamanan.

“Kami hadir untuk memastikan aksi berjalan tertib dan kondusif, tanpa masuk ke substansi persoalan,” ujar Suyono saat ditemui di lokasi.

Sementara itu, pihak Jaccs MPM Finance masih memilih menahan diri. Supervisor Collection, Asari, menyatakan belum dapat memberikan pernyataan resmi sebelum mendapat arahan dari manajemen pusat.

“Saya harus menunggu instruksi pimpinan agar tidak terjadi kesalahan penyampaian,” singkatnya.

Aksi ini menjadi titik krusial. Sengketa yang awalnya bersifat administratif kini telah berubah menjadi tekanan terbuka di ruang publik dengan ancaman penyegelan sebagai puncaknya. Kini, keputusan ada di tangan para pihak: meredam konflik, atau membiarkannya meluas.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

bbac7cb0 img 20260411 wa0001
TrendingBerau

BERAU – Hiruk pikuk pasca Lebaran di Tanjung…