Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Pemkab BerauBerauBerita

Takaran Tak Akurat, BBM Eceran di Berau Disorot

ZonaTV
14
×

Takaran Tak Akurat, BBM Eceran di Berau Disorot

Sebarkan artikel ini
c5bc3396 file 0000000071f472088b5d81d7e719286c

BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau mengimbau warga lebih berhati-hati saat membeli bahan bakar minyak (BBM), terutama dari penjual eceran di pinggir jalan. Penjualan BBM secara eceran dinilai masih berpotensi merugikan konsumen, baik dari sisi harga maupun ketepatan takaran.

Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, mengatakan harga BBM eceran yang berkisar Rp15 ribu per liter kerap tidak sebanding dengan volume yang diterima pembeli.

“Kalau dihitung, itu tidak sampai satu liter. Jadi sebenarnya masyarakat rugi,” kata Hotlan saat ditemui, Rabu, 8 April 2026.
Menurut dia, praktik tersebut umumnya terjadi karena penggunaan alat ukur sederhana yang tidak terstandarisasi. Akibatnya, takaran BBM yang dijual tidak akurat.

Kondisi ini, kata dia, juga dipengaruhi situasi di lapangan. Konsumen kerap membeli BBM dalam keadaan terburu-buru, misalnya saat menghadapi antrean panjang atau kekhawatiran akan kelangkaan.
“Ada faktor emosional. Masyarakat akhirnya membeli tanpa berpikir jernih,” ujarnya.

Hotlan menilai kondisi tersebut membuat konsumen mengabaikan perbandingan antara harga dan jumlah BBM yang diterima. Padahal, secara perhitungan, pembelian BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dinilai lebih menguntungkan.

“Kalau dihitung, lebih baik beli di SPBU. Bahkan bisa lebih hemat menggunakan Pertamax dibandingkan beli eceran,” katanya.

Selain menjamin takaran, SPBU resmi juga dinilai memiliki standar kualitas bahan bakar yang lebih terjaga dibandingkan penjualan eceran.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh situasi yang memicu kepanikan. Konsumen diminta tetap rasional dalam mengambil keputusan, terutama saat terjadi antrean atau isu kelangkaan BBM.

Diskoperindag Berau, kata dia, akan terus mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam membeli BBM dan mengutamakan pembelian di tempat resmi. Langkah ini dinilai penting untuk menghindari kerugian konsumen sekaligus menjaga stabilitas distribusi energi di daerah.(Zenn)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan