Berau — Komunitas kreatif Mata Sanggam Berau akan menggelar event seni dan budaya bertajuk “Mak Dendang Vol.1” pada 16–18 April 2026. Acara ini akan memadukan pertunjukan budaya, konser musik, hingga bazar UMKM dengan konsep yang menggabungkan hiburan dan pelestarian budaya lokal.
CEO Mata Sanggam Berau, Morten, mengatakan kehadiran musisi nasional dalam acara tersebut bertujuan menarik minat masyarakat untuk datang ke kegiatan yang juga mengusung unsur budaya.
“Di dalamnya akan ada artis juga sebagai pemikat untuk menarik massa. Karena kalau hanya budaya saja kadang minat masyarakat bisa terbatas, jadi perlu ada penariknya,” ujarnya.
Artis yang akan tampil dalam acara tersebut adalah band For Revenge, yang saat ini tengah naik daun di industri musik Indonesia dan telah meraih penghargaan Anugerah Musik Indonesia Awards.
Menurut Morten, pihaknya harus mengatur jadwal jauh hari untuk menghadirkan band tersebut ke Berau.
“Kita sudah jauh-jauh hari meminta jadwal mereka. Akhirnya dapat di bulan April, tepatnya tanggal 18 April mereka tampil,” jelasnya.
Event “Mak Dendang Vol.1” sendiri akan berlangsung selama tiga hari. Pada hari pertama hingga kedua, pengunjung akan disuguhkan berbagai pertunjukan seni budaya. Sementara pada hari terakhir akan ada penampilan spesial berupa tari Bajau kontemporer, yang disebut-sebut belum pernah dipentaskan di Berau sebelumnya.
“Di hari terakhir nanti akan ada tari Bajau kontemporer. Saat ini masih dalam proses audisi,” katanya.
Tema acara yang diusung adalah Mak Dendang, yang diartikan sebagai kegiatan menyanyi bersama untuk mengekspresikan berbagai perasaan, termasuk kisah patah hati.
Selain pertunjukan seni dan konser musik, acara ini juga akan menghadirkan bazar UMKM sebagai bagian dari upaya mendorong perputaran ekonomi lokal.
“Di acara ini kita juga tidak meninggalkan UMKM. Akan ada bazar kuliner, kerajinan daerah, termasuk pelaku usaha dari berbagai komunitas,” ujar Morten.
Ia menambahkan, kesempatan juga akan diberikan kepada pedagang kaki lima (PKL) untuk membuka stan selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, konsep besar acara ini tidak hanya berfokus pada konser musik semata, tetapi juga menghadirkan unsur edukasi dan pelestarian budaya.
“Kita ingin membawa sesuatu yang berbeda. Tidak hanya konser musik, tapi ada edukasi dan pelestarian budaya di dalamnya,” tambahnya.
Tiket acara “Mak Dendang Vol.1” dapat dibeli secara daring melalui aplikasi Tiket.com. (atrf)












