TANJUNG REDEB – Bank Indonesia kembali membuka layanan penukaran uang baru tahun 2026 periode kedua melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI). Program ini menjadi momen yang dinantikan masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri untuk mendapatkan uang pecahan baru.
Khusus di wilayah Kabupaten Berau, layanan penukaran uang baru akan dilaksanakan di Bank Kaltimtara Cabang Berau, yang beralamat di Jalan Pemuda No. 204, Tanjung Redeb 77312.
Pemimpin Cabang Bank Kaltimtara Berau, Bambang, menjelaskan bahwa masyarakat wajib melakukan pemesanan secara online melalui situs resmi PINTAR BI di pintar.bi.go.id. Pendaftaran dibuka mulai 27 Februari 2026 pukul 09.00 WITA.
“Jadi masyarakat diwajibkan untuk mendaftar melalui aplikasi. Aplikasinya baru bisa dibuka mulai tanggal 27 Februari pukul 09.00 WITA. Masing-masing yang ingin melakukan penukaran uang bisa mengakses melalui aplikasi BI Pintar,” jelasnya saat ditemui (26/02/2026).
Bambang menambahkan, dalam sistem tersebut tersedia paket penukaran berdasarkan pecahan, mulai dari Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000 hingga Rp1.000. Untuk satu paket penukaran, total nominal yang diperoleh sebesar Rp5.300.000 per KTP.
“Kalau mengambil satu paket, totalnya Rp5.300.000 untuk masing-masing KTP,” tambahnya.
Dilansir dari akun Instagram @Bank_Indonesia_Kaltim, mekanisme pendaftaran dilakukan dengan beberapa tahapan. Pertama, akses situs pintar.bi.go.id lalu klik menu “Penukaran Uang Rupiah melalui Kas Keliling”. Selanjutnya pilih provinsi tujuan, klik “Lihat Lokasi”, tentukan jadwal serta jam operasional, lalu klik “Pilih”.
Setelah itu, masyarakat diminta melengkapi data diri sesuai KTP, meliputi NIK, nama lengkap, nomor telepon, dan email. Pastikan seluruh data diisi dengan benar, kemudian klik “Lanjutkan”.
Berikutnya, isi jumlah nominal penukaran sesuai kebutuhan, masukkan kode captcha, lalu klik “Pesan”. Terakhir, unduh bukti pemesanan sebagai syarat saat melakukan penukaran di lokasi yang telah dipilih.
Pihak bank mengingatkan masyarakat agar tidak datang langsung ke lokasi tanpa melakukan registrasi terlebih dahulu, karena layanan hanya diperuntukkan bagi mereka yang telah terdaftar melalui sistem PINTAR BI. (*F)












