Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Advertorial

Dinsos dan Baznas Berau Perkuat Kolaborasi Tangani Persoalan Sosial Mendesak

ZonaTV
14
×

Dinsos dan Baznas Berau Perkuat Kolaborasi Tangani Persoalan Sosial Mendesak

Sebarkan artikel ini
cb475537 92f8 4d65 8def abc2064a5ddf

Tanjung Redeb — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Berau menyatakan kesiapan membangun kolaborasi yang lebih erat dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Berau dalam menangani persoalan sosial yang membutuhkan respons cepat, terutama kasus-kasus darurat dan mendesak.

Kepala Dinsos Berau, Iswahyudi, menjelaskan bahwa meskipun memiliki tugas dan mekanisme kerja yang berbeda, Dinsos dan Baznas saling melengkapi dalam penanganan masalah sosial. Dinsos bekerja berdasarkan program yang terencana dan bersumber dari anggaran pemerintah, sementara Baznas memiliki fleksibilitas dalam pemanfaatan dana sosial keagamaan.

“Sehingga dia lebih fleksibel untuk menangani kasus-kasus darurat. Tapi Baznas itu mitra kami yang utama, dan kami juga mitra utama Baznas. Jadi kami tidak bisa dipisahkan,” ujar Iswahyudi.

Menurutnya, dalam sejumlah kasus tertentu, Dinsos kerap membutuhkan dukungan Baznas, terutama ketika penanganan memerlukan bantuan dalam bentuk dana tunai. Salah satu contoh yang sering ditemui adalah penanganan orang terlantar yang tidak memiliki keluarga.

“Kalau kasus seperti itu, yang butuh bantuan dalam bentuk uang, lebih mudah lewat Baznas. Kalau kami lebih ke yang terencana,” jelasnya.

Ia mengakui, penanganan orang terlantar kerap menuntut tindakan cepat, seperti pemulangan ke daerah asal atau penyediaan tempat tinggal sementara. Dalam situasi tersebut, koordinasi antara Dinsos dan Baznas biasanya langsung dilakukan.

Selain penanganan kasus darurat, kolaborasi juga dilakukan dalam berbagai kegiatan sosial, seperti pemulangan orang terlantar, penyediaan tempat tinggal sementara, hingga pelaksanaan sunatan massal.

“Sunatan massal itu pasti kita kolaborasi tidak hanya dengan Baznas. Sebelumnya juga ada nikah massal, dan itu juga upaya kolaboratif, salah satunya dengan Baznas. Mereka memberi souvenir, seperti sarung atau kebutuhan lain,” terangnya.

Iswahyudi menambahkan, meski Dinsos tidak memiliki program khusus yang secara permanen melekat dengan Baznas, koordinasi akan selalu dilakukan setiap kali muncul persoalan sosial yang membutuhkan penanganan cepat.

“Misalnya, ketika ada warga meninggal dunia sementara anggaran Dinsos sudah habis, kami akan menghubungi Baznas agar membantu proses pemakaman,” bebernya.

Mekanisme kerja sama tersebut juga berlaku dalam penanganan laporan masyarakat. Laporan yang masuk ke Dinsos namun dinilai lebih tepat ditangani Baznas akan diteruskan, begitu pula sebaliknya. Warga yang mengajukan bantuan ke Baznas umumnya tetap memerlukan rekomendasi atau identifikasi dari Dinsos.

“Kalau orang luar minta bantuan ke Baznas, harus ada hal tertentu seperti rekomendasi dari Dinsos, untuk mengidentifikasi bahwa orang itu memang butuh bantuan dan termasuk masyarakat miskin,” tandasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan