Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
DISKOMINFO BERAU

Pemkab Berau Ganti Skema Bantuan Dari Tunai ke Ilmu untuk UMKM Mandiri

ZonaTV
33
×

Pemkab Berau Ganti Skema Bantuan Dari Tunai ke Ilmu untuk UMKM Mandiri

Sebarkan artikel ini
cc0369bc 1000473966 11zon

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau resmi mengubah haluan dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bantuan berbentuk uang tunai yang sempat menjadi andalan saat pandemi kini tak lagi diberikan. Digantikan oleh program penguatan kapasitas usaha melalui berbagai pelatihan keterampilan.

Kepala Bidang UMKM dan Koperasi Diskoperindag Berau, Hidayat Sorang, menegaskan bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi UMKM sudah dihentikan sepenuhnya sejak status darurat COVID-19 dicabut pemerintah.

“BLT itu hanya diberikan saat kondisi darurat pandemi. Saat ini sudah tidak berlaku lagi,” ujar Hidayat, ditemui usai membuka pelatihan bagi pelaku usaha kecil, ungkapnya

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, Diskoperindag kini mengarahkan sumber daya ke program pengembangan kapasitas. Pelatihan tidak hanya menyasar peningkatan kualitas produksi, tetapi juga pengemasan, pemasaran digital, hingga manajemen keuangan—bidang-bidang yang selama ini kerap menjadi titik lemah pelaku usaha kecil.

“Fokus kami sekarang bagaimana UMKM bisa naik kelas. Bukan lagi sekadar diberi uang, tapi dibekali keterampilan agar mereka bisa berkembang dan mandiri,” kata Hidayat.

Dibuka untuk Semua Pelaku Usaha

Perubahan pendekatan ini membuat pelatihan menjadi lebih inklusif. Siapa pun pelaku usaha dapat ikut serta, baik melalui usulan pemerintah kampung, perangkat daerah, maupun secara mandiri.

“Silakan ajukan. Kami terbuka untuk semua pelaku usaha yang serius ingin belajar dan mengembangkan usahanya,” imbuhnya.

Diskoperindag menilai pola bantuan berbasis keterampilan lebih berkelanjutan dibanding skema tunai, yang hanya bersifat jangka pendek.

“Kalau hanya diberi uang tanpa skill, itu tidak akan bertahan lama. Tapi kalau diberi ilmu, hasilnya untuk jangka panjang,” ucapnya.

Dorong Kemandirian Hingga Kampung-Kampung

Langkah ini sejalan dengan target pemerintah daerah menjadikan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi lokal yang tangguh. Salah satu program yang kini berjalan adalah pelatihan pembuatan tas anyam berbasis tenun, menyasar perempuan pelaku usaha di kampung-kampung.

Pemerintah berharap pendekatan baru ini mampu menumbuhkan kemandirian, menciptakan produk bernilai tambah, dan mengurangi ketergantungan UMKM pada bantuan pemerintah. (adv)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan