PULAU DERAWAN– Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata terus dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau. Salah satunya melalui pelatihan peningkatan kompetensi bagi pelaku usaha jasa akomodasi di Pulau Derawan.
Kegiatan ini menyasar 20 peserta yang terdiri dari pengelola homestay, penginapan, hingga hotel di Pulau Derawan dan wilayah sekitarnya. Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, melalui Kepala Bidang Bina Usaha Jasa Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nurjatiah, mengatakan bahwa pelatihan ini menjadi langkah penting dalam menjamin peningkatan standar pelayanan sektor akomodasi.
“Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya kami untuk memastikan pelaku usaha pariwisata mampu memberikan layanan prima sesuai SOP yang berlaku,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, serta menguatkan implementasi program pembangunan pariwisata dalam RPJMD Kabupaten Berau 2021–2025.
Fokus utama pelatihan adalah peningkatan keterampilan para room attendant agar mampu memberikan pelayanan profesional dan berorientasi pada kepuasan wisatawan. Menurut Nurjatiah, peningkatan pelayanan tidak hanya berdampak pada pengalaman wisatawan, tetapi juga pada perekonomian masyarakat setempat.
“Kehadiran wisatawan yang mendapatkan pengalaman menginap yang nyaman akan berdampak pada perputaran ekonomi, keterlibatan masyarakat, serta peningkatan PAD melalui sektor pajak akomodasi,” jelasnya.
Pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari strategi Disbudpar dalam memenuhi Indikator Kinerja Utama (IKU) sektor pariwisata, seperti peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, durasi tinggal, dan tingkat kepuasan mereka terhadap layanan akomodasi.
Ia menambahkan bahwa pendanaan kegiatan ini bersumber dari DPA Disbudpar Berau Tahun 2025 melalui program penguatan daya tarik destinasi wisata serta kegiatan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaku usaha akomodasi.
“Dengan pembinaan berkelanjutan seperti ini, Pulau Derawan tidak hanya dikenal karena keindahan alam bawah lautnya, tetapi juga karena keramahan dan kenyamanan layanannya menuju destinasi wisata unggulan kelas dunia,” pungkasnya. (adv)












