Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
DISKOMINFO BERAU

Pemkab Berau Dukung Kembangkan Produk Unggulan untuk Dongkrak Ekonomi Lokal

ZonaTV
40
×

Pemkab Berau Dukung Kembangkan Produk Unggulan untuk Dongkrak Ekonomi Lokal

Sebarkan artikel ini
62584775 6094 45af a7ed 0e48431ef8b7

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat strategi pembangunan daerah dengan mendorong setiap kampung memiliki produk unggulan yang mampu bernilai jual tinggi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi lokal sekaligus menyediakan pilihan oleh-oleh khas Berau bagi wisatawan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tenteram Rahayu, mengatakan bahwa potensi kampung harus dikelola secara serius agar mampu memberikan dampak nyata pada kesejahteraan masyarakat.

“Setiap kampung punya keunikan dan kekuatan sendiri. Yang kita dorong adalah bagaimana potensi itu diolah menjadi produk unggulan yang legal, berkualitas, dan layak dipasarkan secara luas,” ujarnya.

Untuk memastikan kualitas tersebut, DPMK menekankan pentingnya pemenuhan legalitas, seperti izin PIRT, BPOM, serta sertifikat halal. Karena itu, kolaborasi lintas perangkat daerah dilakukan bersama Dinas Kesehatan dan Diskoperindag guna membantu proses pendampingan dan sertifikasi produk.

Selain pendampingan dari pemerintah, sejumlah lembaga perbankan juga turut terlibat memberikan edukasi mengenai pengembangan usaha, termasuk perbaikan kemasan. “Kemasan yang menarik itu penting, tapi tetap harus terjangkau. Kita ingin produk kampung mudah ditemui dan menjadi bagian dari industri pariwisata Berau,” tambah Tenteram.

Berbagai kampung telah menunjukkan progres positif. Kampung Dumaring dikenal dengan produksi gula merahnya, Kayu Indah mengembangkan pupuk cair, sementara Labanan terus memperkuat identitas melalui kerajinan batik. Selain makanan dan olahan hasil bumi, beberapa kampung juga mengembangkan tenun serta kerajinan tangan sebagai ciri khas masing-masing.

Tenteram menegaskan bahwa setiap kampung memiliki karakter dan potensi berbeda, sehingga pemerintah fokus pada penguatan usaha lokal berbasis kearifan setempat. Untuk skala kabupaten, beberapa komoditas seperti kakao, kelapa dalam, serta jagung tetap menjadi produk unggulan yang terus dikembangkan.

Di era digital, pemasaran tak lagi terbatas pada pasar offline. DPMK mendorong pelaku usaha kampung memanfaatkan promosi daring dan mendaftarkan produknya ke e-Katalog untuk memperluas jaringan penjualan. “Kalau syaratnya terpenuhi dan harganya kompetitif, peluang masuk e-Katalog semakin besar. Ini sangat membantu pemasaran,” tegasnya.

Melalui program penguatan produk unggulan kampung ini, Pemerintah Kabupaten Berau berharap ekonomi lokal semakin bergerak, peluang usaha semakin terbuka, dan kampung memiliki identitas ekonomi yang kuat serta berdaya saing. (ADV)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan