Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
DISKOMINFO BERAU

Disbun Berau, Pentingnya Menjaga Kawasan Konservasi dalam Pengembangan Perkebunan

ZonaTV
28
×

Disbun Berau, Pentingnya Menjaga Kawasan Konservasi dalam Pengembangan Perkebunan

Sebarkan artikel ini
14de7e8c 1ad1 4b84 8c97 a447790f5b17

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Perkebunan (Disbun) menekankan komitmennya menjaga keseimbangan antara produktivitas perkebunan dan kelestarian lingkungan. Kepala Disbun Berau, Lita Handini, menyampaikan bahwa keberadaan kawasan bernilai konservasi tinggi (NKT) harus menjadi perhatian utama setiap pelaku usaha sebelum melakukan pembukaan lahan.

Menurutnya, kawasan dengan NKT memiliki fungsi ekologis penting yang tidak dapat digantikan, mulai dari menjaga tutupan hutan, menjadi habitat satwa, hingga mengatur stabilitas lingkungan. Karena itu, seluruh aktivitas perkebunan wajib mempertimbangkan keberadaan kawasan tersebut.

“Kita harus peka terhadap kawasan yang memiliki nilai konservasi tinggi. Di sana bisa saja terdapat satwa dilindungi atau ekosistem yang sensitif. Itu wajib dilindungi,” jelasnya.

Lita menegaskan, peningkatan sektor perkebunan tidak boleh mengabaikan aspek keberlanjutan. Pembukaan lahan tanpa kajian memadai berpotensi memicu kerusakan lingkungan yang berdampak luas, baik bagi ekosistem maupun bagi masyarakat sekitar.

“Kalau pembukaan lahan dilakukan sembarangan di kawasan yang rawan, dampaknya bisa panjang banjir, kerusakan habitat, hingga gangguan bagi masyarakat. Karena itu setiap langkah harus melalui kajian,” tegasnya.

Untuk mencegah risiko tersebut, Disbun meminta seluruh pelaku usaha perkebunan melakukan identifikasi, pemetaan, dan pengecekan status NKT sebelum melakukan pembukaan lahan. Upaya ini tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi bentuk komitmen menjaga kelestarian alam Berau.

“Kami mendorong perusahaan maupun petani untuk melakukan pengecekan dan memastikan bahwa lahan yang dikembangkan bukan kawasan NKT. Ini komitmen bersama agar kegiatan perkebunan tetap sejalan dengan konservasi,” ujarnya.

Lita optimistis bahwa pengembangan perkebunan di Berau tetap dapat berjalan tanpa mengorbankan lingkungan. Kunci utamanya adalah kedisiplinan dalam mengikuti aturan serta kesadaran untuk menjaga fungsi ekologis kawasan yang bernilai tinggi.

“Kegiatan berkebun harus tetap jalan, ekonomi masyarakat harus tumbuh, tetapi kawasan yang menjadi penopang keseimbangan alam juga harus kita jaga,” tutupnya. (*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan