Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
DISKOMINFO BERAU

Disbudpar Berau Kebut Penataan Fasilitas dan SDM untuk Maksimalkan 279 Wisata Unggulan

ZonaTV
26
×

Disbudpar Berau Kebut Penataan Fasilitas dan SDM untuk Maksimalkan 279 Wisata Unggulan

Sebarkan artikel ini
3486110e 3fee 467b 81e5 06ced3a3ed1b

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat fondasi pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Meskipun memiliki 279 titik daya tarik wisata yang tersebar di berbagai kecamatan, sektor ini dinilai belum dapat berkembang optimal akibat kendala akses transportasi yang masih mahal.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir, menyebut bahwa kualitas pariwisata Berau sejatinya mampu bersaing secara nasional bahkan internasional. Keindahan alam, kekayaan budaya, serta potensi wisata buatan menjadi modal besar bagi Berau. Namun, biaya perjalanan yang tinggi menjadi hambatan utama bagi wisatawan yang ingin berkunjung.

“Keindahan Berau ini tidak ada duanya. Hanya saja, biaya transportasi masih menjadi tantangan yang membuat wisatawan mempertimbangkan ulang rencana kunjungan,” jelas Ilyas saat ditemui belum lama ini.

Selain tantangan akses, Ilyas turut menyoroti bahwa sebagian besar dari ratusan destinasi wisata tersebut belum tertata secara optimal. Mulai dari fasilitas, standar pelayanan, hingga kemampuan sumber daya manusia masih perlu diperkuat agar mampu memenuhi ekspektasi wisatawan.

Untuk itu, Disbudpar menetapkan langkah prioritas berupa pembenahan internal sebelum melakukan promosi secara masif. Ilyas menegaskan pentingnya menyiapkan destinasi secara matang agar pengalaman wisatawan tetap terjaga.

“Jangan sampai kita gencar promosi, tetapi destinasi belum siap dikunjungi. Hal seperti itu bisa menimbulkan kekecewaan dan berdampak pada citra pariwisata kita,” tegasnya.

Saat ini, pembenahan fasilitas dasar, peningkatan kompetensi pelaku wisata, serta penguatan manajemen destinasi menjadi fokus utama Disbudpar. Setelah kesiapan di lapangan terpenuhi, barulah promosi pariwisata akan digencarkan secara lebih luas.

Ilyas berharap upaya pembenahan yang dilakukan secara bertahap ini dapat diiringi dengan peningkatan aksesibilitas transportasi melalui kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

“Kami berharap pembenahan sektor transportasi dapat segera direalisasikan, sehingga kunjungan wisata meningkat dan 279 potensi wisata yang kita miliki bisa dimaksimalkan,” tutupnya. (ADV)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan