Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
DISKOMINFO BERAU

Pengembangan Batik Kampung di Berau Digenjot, Dorong Tiap Kampung Miliki Produk Khas

ZonaTV
42
×

Pengembangan Batik Kampung di Berau Digenjot, Dorong Tiap Kampung Miliki Produk Khas

Sebarkan artikel ini
b9c2377c d540 499f 9674 7e726b507b9c

TANJUNG REDEB — Upaya mengangkat kekayaan budaya lokal melalui kerajinan batik dan tenun kembali dipertegas Pemerintah Kabupaten Berau. Pemkab menargetkan setiap kampung dapat memiliki identitas batik sendiri sebagai bagian dari pengembangan ekonomi kreatif berbasis masyarakat.

Sejauh ini, beberapa kampung di Berau sudah lebih dulu menghasilkan motif batik dan tenun dengan ciri yang merepresentasikan kekhasan wilayah masing-masing. Pemerintah daerah ingin keberhasilan tersebut dapat meluas hingga seluruh kampung.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyebutkan bahwa keberadaan batik kampung tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat. Ia memastikan pembinaan dan pendampingan akan terus dilakukan agar setiap kampung mampu mengembangkan produk secara mandiri.

“Setiap kampung memiliki potensi yang berbeda. Jika ini digarap dengan baik, batik dapat menjadi kekuatan ekonomi sekaligus identitas budaya kampung,” ujarnya.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menegaskan bahwa dinasnya terus memperluas program pendampingan bagi UMKM perajin batik dan tenun. Menurutnya, minat terhadap batik Berau kini semakin meningkat, bahkan mulai dikenal oleh pasar luar daerah.

“Kita terus mendorong perajin agar mampu memproduksi batik dan tenun yang berkualitas. Banyak motif kita yang sudah menarik perhatian pembeli dari luar daerah, bahkan beberapa mulai dipromosikan ke tingkat internasional,” jelasnya.

Ia menambahkan, kapasitas produksi perajin lokal kini juga semakin membaik karena adanya program pelatihan dan dukungan alat dari pemerintah daerah.

Meski demikian, Eva menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan batik kampung tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah. Dukungan dan keterlibatan masyarakat kampung menjadi faktor yang sangat menentukan.

“Kalau masyarakat turut menjaga dan mengembangkan potensi kerajinannya, hasilnya akan lebih optimal. Tidak hanya batik dan tenun, produk kuliner ataupun kerajinan lainnya juga dapat menjadi daya tarik wisatawan,” katanya.

Eva menuturkan, perjalanan wisata ke Berau akan semakin lengkap apabila setiap kampung menawarkan produk khas yang bisa dibawa pulang oleh pengunjung.

Pemerintah Kabupaten Berau berharap kolaborasi antara pemerintah, perajin, dan masyarakat mampu menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang kuat dan berkelanjutan di tingkat kampung.

“Jika seluruh kampung bisa menonjolkan ciri khasnya masing-masing, ini akan menjadi kekuatan besar bagi pengembangan ekonomi lokal,” tutupnya. (ADV/SC)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan