Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Trending

10 Hari Berau Expo 2026: Pameran Pembangunan, Budaya Lokal, dan Hiburan Jadi Andalan

ZonaTV
15
×

10 Hari Berau Expo 2026: Pameran Pembangunan, Budaya Lokal, dan Hiburan Jadi Andalan

Sebarkan artikel ini
d3ffb024 img 20261012 wa0126 scaled
Ketua EO Mata Sanggam, Morten (Doc.Zona)

BERAU – Berau Expo 2026 siap digelar pada 16–25 Oktober 2026 dengan mengusung tema “Ekonomi Tumbuh, Budaya Lestari, Berau Sejahtera”. Selama 10 hari, kegiatan ini akan menghadirkan pameran pembangunan, bazar UMKM, pertunjukan seni budaya, hingga hiburan rakyat yang melibatkan pelaku usaha dan komunitas lokal.

 

Ketua EO Mata Sanggam, Morten, mengatakan Berau Expo 2026 dirancang bukan sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai ruang promosi untuk memperkenalkan potensi ekonomi, budaya, dan pariwisata Kabupaten Berau.

 

“Ekonomi tumbuh, budaya lestari, Berau sejahtera. Itu yang ingin kita hadirkan melalui kegiatan ini, dengan memberikan ruang bagi UMKM, budaya, dan pariwisata,” ujar Morten.

 

Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan expo. Selain pelaku UMKM, sejumlah komunitas, seniman lokal, dan paguyuban juga akan mendapatkan kesempatan untuk menampilkan potensi serta kreativitas mereka.

 

Lokasi Dipilih dengan Pertimbangan Efisiensi

 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran, menjelaskan bahwa penentuan lokasi menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pelaksanaan Berau Expo tahun ini.

 

Ia menyebutkan, pemerintah daerah sebelumnya sempat merencanakan penggunaan lokasi baru. Namun, setelah mempertimbangkan efisiensi dan kondisi lapangan, lokasi tersebut dinilai belum memungkinkan untuk digunakan.

 

“Pemerintah daerah sebelumnya merencanakan lokasi baru, tetapi setelah melihat efisiensi dan kondisi di lapangan, lokasi tersebut belum memungkinkan untuk digunakan,” jelas Nanang.

 

Sejumlah lokasi alternatif sempat dipertimbangkan, termasuk kawasan Diponegoro dan GOR Pemuda.

 

Menurut Nanang, kawasan Diponegoro memiliki keunggulan dari sisi luas lahan dan akses. Namun, kondisi tanahnya berpotensi menimbulkan debu ketika cuaca panas dan menjadi becek saat hujan.

 

“Sementara di GOR Pemuda, secara luasan memang agak terbatas, tetapi dari sisi akses dan fasilitas pendukung cukup memadai,” katanya.

 

Hadirkan Seni Budaya hingga Artis Ibu Kota

 

Selama 10 hari pelaksanaan, masyarakat akan disuguhkan beragam penampilan, mulai dari band lokal, musik tradisional, tari daerah, drum band, DJ, pertunjukan sulap, musik Sappe, hingga hiburan artis ibu kota.

 

Komunitas lokal, termasuk Standup Indo Berau, turut dijadwalkan meramaikan rangkaian kegiatan.

 

Pada malam pembukaan, acara akan diawali dengan seremoni pembukaan dan pertunjukan seni budaya. Agenda berikutnya diisi dengan penampilan musisi lokal, paguyuban, serta berbagai hiburan lainnya.

 

Sementara itu, malam penutupan akan dimeriahkan dengan seremoni penutupan, pertunjukan seni budaya, peragaan busana batik Berau, band lokal, dan artis ibu kota.

 

Asisten III Sekretariat Kabupaten Berau sekaligus Ketua Panitia Berau Expo 2026, Maulidiyah, mengatakan kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.

 

Berbagai potensi budaya, mulai dari seni tari, lagu daerah, kerajinan tangan, hingga kain tradisional, akan mendapat ruang untuk ditampilkan. Festival tari dan lomba lagu daerah juga disiapkan sebagai wadah bagi pelaku seni untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mengembangkan karya mereka.

 

Keberagaman masyarakat Berau juga akan tercermin melalui keterlibatan berbagai paguyuban yang diberi kesempatan menampilkan seni dan budaya masing-masing.

 

Persiapan Berjalan, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

 

Persiapan Berau Expo 2026 telah dimulai sejak 5 Oktober. Tahapannya meliputi pengiriman perlengkapan, pembangunan panggung dan stan, pemasangan tenda, serta penyiapan berbagai fasilitas pendukung.

 

Panitia menjadwalkan gladi dan persiapan akhir pada 15 Oktober, sehari sebelum pembukaan resmi.

 

Di sisi lain, rekayasa lalu lintas disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama kegiatan berlangsung.

 

Morten mengatakan pengaturan lalu lintas akan diberlakukan setiap hari mulai pukul 16.00 WITA. Skema tersebut telah dikoordinasikan dengan instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan dan Satlantas.

 

Sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi akan ditutup sebagian, sedangkan arus kendaraan diarahkan melalui Jalan Manggis.

 

Pengaturan ini diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran arus kendaraan, terutama saat jumlah pengunjung meningkat pada sore hingga malam hari.

 

Tantangan: Bukan Hanya Ramai, tetapi Berdampak bagi Masyarakat

 

Berau Expo 2026 diharapkan menjadi momentum untuk menggerakkan ekonomi daerah, memperluas pemasaran produk UMKM, sekaligus memperkenalkan seni dan budaya Berau kepada masyarakat luas.

 

Namun, keberhasilan kegiatan ini tidak hanya ditentukan oleh kemeriahan panggung dan jumlah pengunjung. Manfaat ekonomi yang dirasakan pelaku usaha lokal, ruang promosi yang terbuka bagi UMKM, serta kelancaran akses masyarakat juga menjadi bagian penting yang patut diperhatikan.

 

Dengan keterlibatan pemerintah daerah, panitia, pelaku usaha, seniman, komunitas, dan paguyuban, Berau Expo 2026 diharapkan mampu menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan, yakni ruang kolaborasi untuk memperkuat ekonomi dan identitas budaya Kabupaten Berau.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan