Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
BerauBerita

Tak Perlu Bergabung, KIPI Kaltara Tak Menjamin Kesejahteraan Warga Berau

Avatar of Redaksi
ZonaTV
190
×

Tak Perlu Bergabung, KIPI Kaltara Tak Menjamin Kesejahteraan Warga Berau

Sebarkan artikel ini

Ketua Kadin Berau Anggap KIPI Kaltara Tak Menggiurkan Untuk Berau

00e32949 picsart 23 11 14 12 49 04 145 11zon
Example 468x60

Tanjung Redeb – Pembangunan Kawasan Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) di Provinsi Kaltara dinilai tidak otomatis menjamin kesejahteraan masyarakat Berau. Karena itu, Berau tidak perlu bergabung ke Kaltara jika dilandasi oleh alasan ekonomi.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Berau, Fitrian Noor menjelaskan KIPI Kaltara memang berpotensi memberikan dampak ekonomi yang besar untuk Kaltara. Namun, hal itu belum sepenuhnya berjalan lancar sesuai harapan di tengah pembangunannya yang baru mulai berjalan.

“Di Kaltara sedang ada pembangunan KIPI yang mungkin secara ekonomi akan memberikan dampak ekonomi yang baik buat Kaltara. Tapi, itu tentu saja bukan hal yang mudah,” jelasnya.

Pembangunan KIPI, lanjut Fitrian, membutuhkan banyak waktu dan proses. Dampaknya juga belum tentu benar-benar menyejahterakan masyarakat Berau. Apalagi sudah ada preseden terkait KIPI tersebut.

“Jangan jauh-jauh. Di Kutim sendiri pernah ada KIPI. Apakah kemudian itu berdampak? Tidak. Tidak serta merta pembangunan KIPI berdampak besar. Belum tentu juga akan lancar pembangunannya,” tegasnya.

Selain itu, ungkap Fitrian, bila benar pembangunan KIPI di wilayah perbatasan Berau dan Bulungan itu terlaksana dengan baik, hal itu juga tetap menguntungkan Berau. Namun, hal yang perlu dipikirkan saat ini yakni kondisi Berau yang beruntung berada di Kaltim.

“Kalau kita berpikir bahwa bergabung ke Kaltara agar ekonomi lebih baik, kenapa tidak dengan sekarang yang sudah nyaman. Dengan melihat perbedaan anggaran saja kita bergabung ke Kaltim saja kita lebih sejahtera,” imbuhnya.

Diakuinya, memang belakangan ini santer berkembang ajakan Kaltara terhadap Berau untuk bergabung. Pembangunan KIPI juga menjadi salah satu dasar pertimbangan Kaltara mengajak Berau. Namun harus ditegaskan bahwa wacana itu bukan muncul dari warga Berau.

“Di Berau sendiri tidak ada gerakan untuk menggalang kekuatan bergabung ke Kaltara. Kecuali tadi ada sebagian masyarakat yang memang mungkin mulai gerakan untuk gabung ke Kaltara. Tapi ini kan tidak. Ini sebenarnya dari Kaltaranya yang ingin Berau bergabung,” bebernya.

Dengan melihat ketiadaan riak gerakan warga itu, tambah Fitrian, Berau sebenarnya sudah nyaman berada di Kaltim. Keuntungan yang dirasakan masyarakat saat ini jelas membuat masyarakat Berau tidak ingin bergabung ke Kaltara.

“Warga Berau sebenarnya sudah menunjukkan nyaman dengan kondisi di Kaltim dan tidak ada keinginan untuk bergabung ke Kaltara,” tutupnya. (TNW/FST)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan