Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
Berau

Parkir Liar Area RSUD Abdul Rivai Picu Kemacetan

ZonaTV
6
×

Parkir Liar Area RSUD Abdul Rivai Picu Kemacetan

Sebarkan artikel ini
a2a353e7 img 20260307 wa0000

TANJUNG REDEB – Praktik parkir liar di sekitar RSUD Abdul Rivai kembali dikeluhkan warga. Meski Dinas Perhubungan Kabupaten Berau telah melakukan penertiban pada Jumat (6/3), sejumlah kendaraan masih terlihat parkir di bahu jalan sehingga menghambat arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Situasi ini memunculkan persoalan baru. Para pengendara yang sebelumnya parkir di sekitar rumah sakit kini bergeser ke titik lain yang bersinggungan langsung dengan akses menuju sekolah. Kondisi tersebut membuat arus kendaraan orang tua yang menjemput anak serta pengendara umum menjadi tersendat.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Berau, Andi Marawangeng, mengatakan pihaknya telah berulang kali menurunkan tim untuk melakukan penertiban di area itu. Menurut dia, kendaraan seharusnya memanfaatkan kantong parkir yang tersedia di dalam area rumah sakit.

“Seharusnya kendaraan masuk parkir di dalam rumah sakit, bukan di luar. Kami akan segera menindaklanjuti. Dua hari lalu tim juga sudah turun karena di sana sudah terpasang rambu larangan,” kata Andi.

Ia menjelaskan, tim rekayasa lalu lintas Dishub akan menghitung ulang kapasitas parkir di area rumah sakit. Kajian juga dilakukan untuk menentukan jarak ideal pemasangan rambu dari lampu lalu lintas guna memastikan kelancaran arus kendaraan.

Menurut Andi, pemerintah juga perlu memahami alasan masyarakat masih memilih parkir di luar area rumah sakit. Salah satu kemungkinan, kata dia, adalah keterbatasan kapasitas parkir di dalam kawasan.

“Kami juga melihat kepentingan masyarakat dan pasien. Perlu dicari tahu apakah parkir di dalam sudah penuh atau ada kendala lain sehingga mereka memilih parkir di luar,” ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan peraturan daerah, Dishub memiliki kewenangan mengatur parkir di pinggir jalan umum. Karena itu, pemantauan di lapangan akan diperketat sebelum pemerintah menetapkan skema rekayasa lalu lintas yang lebih permanen.

“Jika titik parkirnya terlalu dekat dengan lampu merah dan memicu kemacetan, akan kita geser. Rekomendasi teknisnya menunggu hasil kajian tim rekayasa,” kata Andi.

Dishub juga menilai tarif parkir di dalam area rumah sakit sebagai salah satu faktor yang perlu diperhatikan agar tidak memberatkan masyarakat. Sembari menunggu hasil rekayasa permanen, prioritas pemerintah adalah menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, termasuk pasien rumah sakit dan siswa sekolah di sekitar lokasi.

Untuk sementara, orang tua yang menjemput anak sekolah masih diperbolehkan parkir di area tertentu agar aktivitas pendidikan tidak terganggu.

Saat ini Dishub telah memasang sejumlah rambu sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas sementara. Penindakan tahap awal akan difokuskan pada teguran dan sosialisasi, sebelum nantinya dilakukan penegakan hukum bersama kepolisian.(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan