BERAU — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Berau dihentikan sementara sejak Senin (6/4/2026) menyusul adanya perbaikan sarana dan prasarana di sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Satgas MBG Berau sekaligus Kepala Dinas Pangan, Rakhmadi Pasarakan, menyampaikan bahwa penghentian ini merupakan tindak lanjut dari surat Badan Gizi Nasional (BGN) pusat.
Surat bernomor 1204/D.TWS/3/2026 tersebut mengatur pemberhentian sementara operasional sebanyak 74 dapur SPPG di Kalimantan Timur, termasuk di Berau.
“Beberapa SPPG di Kabupaten Berau stop operasional sementara karena perbaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Dari total SPPG di Berau, sebanyak sembilan SPPG lainnya untuk sementara tidak beroperasi, di antaranya SPPG Tanjung Redeb Karang Ambun, Gunung Tabur, Teluk Bayur Rinding, Gayam, Tanjung Redeb 2, Tanjung Redeb 3, Sambaliung 2, Tanjung Redeb 4, serta SPPG Mabes Polri 7.
Meski demikian, masih terdapat empat SPPG yang tetap beroperasi, yakni di wilayah Gunung Tabur, Sungai Bedungun, Gunung Panjang, dan Sambaliung.
Koordinator Wilayah SPPG Berau, Rani Oktaviana, membenarkan bahwa penghentian ini berkaitan dengan pembenahan fasilitas pendukung.
“Stop operasional dikarenakan perbaikan sarana prasarana, terutama IPAL,” jelasnya.
Ia menambahkan, belum ada kepastian kapan program MBG akan kembali berjalan normal, karena proses perbaikan masih berlangsung.
“Belum bisa dipastikan, tergantung seberapa cepat proses penyelesaiannya,” pungkasnya.
Penghentian sementara ini dilakukan untuk memastikan seluruh dapur SPPG memenuhi standar kebersihan dan kelayakan sebelum kembali mendistribusikan makanan kepada penerima manfaat. (atrf)












