Tanjung Redeb – Anggota Komisi I DPRD Berau, Sri Yulianawati Ningsih, menegaskan bahwa imunisasi bukan sekadar program kesehatan rutin, melainkan benteng utama dalam melindungi anak-anak dari ancaman penyakit menular berbahaya.
Ia menyoroti pentingnya perlindungan sejak dini guna menekan potensi terjadinya wabah di tengah masyarakat. Menurutnya, langkah preventif seperti imunisasi terbukti paling efektif dalam mencegah penyebaran penyakit serius seperti polio dan difteri.
“Imunisasi adalah cara paling ampuh untuk melindungi anak dari penyakit menular. Jika cakupan imunisasi tinggi, risiko wabah bisa ditekan secara signifikan,” ujarnya.
Sri juga mendorong pemerintah daerah untuk lebih agresif dalam melakukan sosialisasi, khususnya di wilayah yang tingkat imunisasinya masih rendah. Ia menilai, masih adanya informasi keliru di masyarakat menjadi tantangan yang harus segera diluruskan melalui edukasi yang tepat.
Pendekatan langsung kepada masyarakat, lanjutnya, menjadi kunci. Peran posyandu dan kader kesehatan dinilai sangat strategis dalam memberikan pemahaman kepada para orang tua.
“Pendekatan persuasif dan edukatif harus terus digencarkan agar kepercayaan masyarakat terhadap imunisasi semakin meningkat,” tegasnya.
Di akhir, Sri berharap kesadaran orang tua terus tumbuh, karena keberhasilan program imunisasi sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.
“Kalau orang tua sadar dan terlibat, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan melindungi anak-anak dari ancaman penyakit,” pungkasnya. (*)













