Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia
Get
Example floating
Example floating
AdvertorialPemkab Berau

Langkah Konkret Kurangi Sampah, Bupati Berau Tegaskan Pentingnya Edukasi 3R

Avatar of Redaksi
ZonaTV
87
×

Langkah Konkret Kurangi Sampah, Bupati Berau Tegaskan Pentingnya Edukasi 3R

Sebarkan artikel ini
49efb3a8 picsart 24 04 18 19 03 57 684 11zon 1
Example 468x60

Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih, menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi mengenai pengolahan sampah yang benar kepada masyarakat. Dalam acara yang digelar pada Minggu (30/6/2024) pagi, ia meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau untuk lebih masif dalam memberikan pemahaman terkait konsep 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle).

“Saya minta DLHK masif berikan edukasi, pemahaman ke masyarakat, kalau buang sampah itu bisa dilakukan dengan benar, yakni secara 3R,” tegas Sri Juniarsih.

Ia menambahkan bahwa ini menjadi tugas utama DLHK Berau untuk mengendalikan masalah sampah di wilayah tersebut. Hingga kini, masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan, tidak pada tempat yang disediakan.

“Saya masih sering melihat di beberapa titik, pembuangan sampah justru penuh sampah berceceran. Bahkan ada yang sudah sulit dikumpulkan karena mengendap terlalu lama. Saya minta ini jadi perhatian,” ungkapnya.

Kepala DLHK Berau, Mustakim, mengakui bahwa mengubah paradigma masyarakat tentang pengolahan sampah bukanlah hal mudah. Beralih dari pola pikir asal kumpul dan angkut menjadi pengurangan di sumber (reduce at source) dan daur ulang sumber daya (resources recycle) masih memerlukan upaya sosialisasi yang intensif.

“Perlu sosialisasi berkala dalam upaya pengurangan sampah, salah satunya melalui aksi bersih sampah hari ini. Tujuannya agar seluruh lapisan masyarakat, pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat luas melaksanakan upaya pembatasan timbulan sampah, pemanfaatan kembali sampah, dan pendauran ulang sampah,” terangnya.

Saat ini, masyarakat dapat memanfaatkan bank sampah untuk pengelolaan sampah. Selain itu, fasilitas pengelolaan sampah lainnya juga harus dikembangkan, seperti rumah kompos, pusat olah organik (POO), pusat daur ulang (PDU), tempat pengolahan sampah (TPS) 3R, tempat pengolahan sampah terpadu (TPST), dan teknologi pengolahan sampah lainnya.

“Harapannya, dengan dikembangkannya semua fasilitas pengolahan sampah tersebut, maka jumlah sampah yang diangkut ke TPA akan berkurang,” pungkas Mustakim. (Adv/*/Alit/Fery)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!