BERAU – Perumda Air Minum Batiwakkal mengumumkan adanya penyesuaian layanan distribusi air bersih sebagai bagian dari optimalisasi sistem perpompaan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Raja Alam 1.
Pekerjaan tersebut dilakukan melalui penggantian pompa distribusi untuk meningkatkan keandalan sistem pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Dalam pengumumannya, Perumda Air Minum Batiwakkal menyampaikan bahwa pada 19 hingga 22 September 2026, tekanan air di wilayah pelayanan Tanjung Redeb dan sekitarnya akan mengalami penurunan.
Kondisi tersebut terjadi karena selama proses persiapan dan penggantian pompa, hanya 3 dari 4 unit pompa yang dapat dioperasikan.
Selanjutnya, pada Rabu, 23 September 2026, distribusi air dari IPA Raja Alam 1 akan dihentikan sementara secara total. Penghentian dilakukan untuk proses penggantian dua unit pompa lama dengan pompa baru.
Perumda Batiwakkal menyebut penghentian distribusi tersebut diupayakan tidak berlangsung hingga 24 jam.
Sementara itu, pada Kamis, 24 September 2026, sistem distribusi diupayakan kembali beroperasi normal. Namun, pemulihan tekanan air ke pelanggan akan dilakukan secara bertahap setelah sistem perpompaan kembali beroperasi.
Perumda Air Minum Batiwakkal mengimbau masyarakat, khususnya pelanggan di Tanjung Redeb dan sekitarnya, untuk menampung air dan menggunakan air secukupnya selama pekerjaan berlangsung.
Pihak Perumda juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Pekerjaan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan keandalan pelayanan dan distribusi air bersih kepada masyarakat.
dilansir dari Perumda batiwakkal












