TANJUNG REDEB – Upaya memaksimalkan potensi zakat di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi sorotan dalam Tablig Akbar yang digelar Pemerintah Kabupaten Berau bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Berau di Masjid Agung Baitul Hikmah. Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan spiritual menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, menegaskan bahwa ASN memiliki peran strategis dalam memberi contoh kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.
“ASN harus menjadi teladan dalam kepedulian sosial. Rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran pimpinan perangkat daerah dalam membangun budaya kerja yang peduli dan berorientasi pada nilai-nilai keagamaan.
“Pimpinan harus bisa menjadi contoh. Sikap dan kebijakan mereka akan memengaruhi budaya kerja serta kepedulian sosial pegawai,” pungkasnya.
Menurutnya, optimalisasi zakat di kalangan ASN tidak hanya berorientasi pada besaran yang terkumpul, tetapi juga pada kualitas ibadah dan keberkahan.
“Jangan hanya mengejar jumlah, tetapi utamakan kualitas dan keberkahan. Setiap amanah jabatan membawa tanggung jawab moral yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Sementara itu, tausiah yang disampaikan Ahmad Syahrin Thoriq menekankan pentingnya kesiapan spiritual dalam menyambut Ramadan, termasuk memperbaiki niat, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kesadaran dan partisipasi ASN dalam menyalurkan zakat secara optimal demi kesejahteraan masyarakat Berau. (atrf)












